KALIMANTAN TIMUR — Bali kembali meraih gelar Asia's Leading Wedding Destination 2026 dalam World Travel Awards, mengalahkan Cebu, Ko Samui, dan Langkawi. Penghargaan ini menjadi yang ketujuh bagi Pulau Dewata sejak 2019, dengan Cebu sempat merebutnya pada 2024. Gelar destinasi paling romantis di Asia juga bertahan tujuh tahun berturut-turut.
World Travel Awards menilai keunggulan industri perjalanan, pariwisata, dan perhotelan di seluruh dunia. Kemenangan Bali menegaskan posisi pulau itu sebagai pilihan utama pasangan yang ingin menikah dengan latar alam memikat dan suasana budaya khas.
Pemandangan alam Bali menjadi magnet utama, mulai dari garis pantai, tebing di Uluwatu, hingga kawasan hijau Ubud. Keindahan itu berpadu dengan budaya lokal yang unik, membuat banyak pasangan memilih Bali untuk upacara pernikahan maupun bulan madu.
Kombinasi tersebut yang membedakan Bali dari pesaingnya di Asia. Cebu di Filipina, Ko Samui di Thailand, dan Langkawi di Malaysia harus mengakui keunggulan Pulau Dewata pada kategori Asia's Leading Wedding Destination 2026.
Bali telah memenangkan kategori destinasi pernikahan terbaik di Asia sebanyak tujuh kali sejak 2019. Satu-satunya jeda terjadi pada 2024, saat Cebu berhasil merebut gelar tersebut.
Gelar destinasi paling romantis di Asia juga dipertahankan Bali selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2019. Catatan ini memperkuat posisi Bali sebagai destinasi yang konsisten, bukan sekadar menang sesekali.
Sejumlah hotel dan resor di Bali direkomendasikan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan. Pilihannya tersebar dari kawasan pantai hingga perbukitan, masing-masing menawarkan suasana berbeda.
Pilihan lokasi di atas mencerminkan tiga karakter utama Bali. Pasangan yang ingin upacara tepi pantai bisa melirik Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, atau Sanur.
Untuk nuansa dramatis, tebing laut Uluwatu menjadi opsi yang sulit ditandingi. Sementara itu, kawasan Ubud menawarkan hawa sejuk dan latar hijau bagi pasangan yang menghindari keramaian pesisir.
Musim kemarau, sekitar April hingga Oktober, umumnya jadi waktu favorit untuk upacara di luar ruangan. Venue populer di Uluwatu dan Seminyak sebaiknya dipesan jauh hari, terutama untuk akhir pekan.
Untuk informasi tarif dan ketersediaan venue, wisatawan disarankan menghubungi langsung hotel atau resor bersangkutan. Dinas pariwisata setempat juga bisa menjadi rujukan awal sebelum menentukan tanggal.
Bali bukan hanya tempat wisata, tetapi destinasi yang telah teruji untuk momen pernikahan. Dengan rentang pilihan dari tepi pantai hingga perbukitan, pasangan punya ruang untuk menyesuaikan suasana upacara dengan karakter mereka.