Jalan Samarinda Makin Bagus, Joha Fajal Minta Penerangan Masuk ke Permukiman Warga

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 14:16:31 WIB
Joha Fajal menegaskan penerangan jalan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak warga permukiman Samarinda.

SAMARINDA — Joha Fajal menegaskan penerangan jalan lingkungan menjadi kebutuhan mendesak warga di kawasan permukiman Samarinda. Selama reses, warga menyampaikan keluhan soal lingkungan yang masih minim lampu meski akses jalan sudah diperbaiki. Selain penerangan, usulan warga mencakup perbaikan drainase dan jalan lingkungan.

Reses Bukan Jaminan Usulan Langsung Direalisasikan

Joha menjelaskan reses berfungsi menjaring aspirasi sekaligus memberi pemahaman soal mekanisme pengusulan program pembangunan. Aspirasi warga harus tercatat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai tingkat RT. Tanpa pencatatan itu, usulan berisiko tertolak saat diinput ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

"Sekarang reses itu kita memperjuangkan aspirasi masyarakat apabila datanya sudah dimasukkan di Musrenbang melalui RT. Kalau tidak masuk, saat kita menginput aspirasi tersebut bisa tertolak di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD)," ujar Joha, Jumat (16/10/2026).

Menurut Joha, masih ada warga yang menganggap usulan dalam reses bisa langsung direalisasikan. Padahal setiap program mesti melewati tahapan perencanaan dan penginputan sesuai ketentuan. Pemahaman soal proses Musrenbang dinilai perlu terus ditingkatkan agar aspirasi tidak berhenti sebagai usulan.

Jalan Utama Sudah Bagus, Gang Permukiman Masih Gelap

Joha menyebut sebagian usulan pemasangan lampu di kawasan permukiman sudah diperjuangkan melalui penganggaran tahun sebelumnya. Persoalan utama di Samarinda, katanya, bukan hanya banjir tetapi juga kondisi gelap di lingkungan warga. Perbaikan jalan yang semakin baik belum cukup bila fasilitas penerangan di sekitarnya minim.

"Karena memang itu yang dibutuhkan. Salah satu permasalahan di Kota Samarinda ini selain banjir itu gelap. Sekarang jalan-jalan sudah bagus, tetapi belum masuk ke daerah permukiman," katanya.

Aspirasi warga di wilayahnya lebih banyak menyangkut penerangan jalan lingkungan, bukan jalan utama yang punya pengaturan tersendiri. Joha berharap pembangunan infrastruktur Samarinda tidak hanya berfokus pada kualitas jalan. Kebutuhan dasar warga hingga kawasan tempat tinggal mesti ikut terjangkau.

"Jadi, sekarang kita masuk ke daerah permukiman. Betul-betul Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi juga terang," tuturnya.

Pemerataan penerangan dinilai Joha sebagai bagian penting agar manfaat pembangunan dirasakan lebih luas. Termasuk oleh warga yang tinggal di jalan-jalan lingkungan, yang selama ini luput dari perhatian program penerangan kota.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: komparasinews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top