KALIMANTAN TIMUR — GAC AION Indonesia resmi meluncurkan AION UT varian Urban di Bekasi, Jawa Barat, dengan harga Rp 363 jutaan on the road Jakarta. Varian ini diposisikan di tengah antara versi standar dan premium, menawarkan sejumlah penyempurnaan interior tanpa perubahan teknis. Harganya sekitar Rp 18 jutaan lebih mahal dibandingkan versi standar.
Product Expert GAC AION Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, menyatakan bahwa varian Urban hadir untuk konsumen yang menginginkan fitur mendekati varian tertinggi dengan anggaran lebih rendah. Peluncuran berlangsung di Bekasi, Jawa Barat.
Varian Urban mengisi celah antara versi standar dan premium. Iqbal menyebut varian ini sebagai pilihan bagi pembeli yang tidak ingin mengambil varian terendah, tetapi juga belum siap merogoh kocek untuk varian puncak.
"Varian ini untuk mengisi posisi tengah-tengah antara versi standard dan premium," ujar Iqbal Taufiqurrahman saat peluncuran produk di Bekasi, Jawa Barat.
AION UT Urban dibangun di atas basis versi standar dengan sejumlah peningkatan pada kabin. Setir kemudi dan jok sudah dibalut kulit, sementara power tailgate terhubung dengan headunit. Kursi elektrik dengan enam arah pengaturan juga tersedia.
Iqbal menegaskan tidak ada perubahan pada sisi teknis. Eksteriornya pun masih identik dengan varian terendah.
"Perubahan teknis tidak ada karena memang balik lagi, kita mengadakan improvement ini tujuannya untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang meresahkan kepraktisan, makanya kita hadirkan kepraktisan itu dengan harga lebih terjangkau," kata dia.
AION UT Urban mengandalkan motor listrik berdaya 150 kW dan torsi 210 Nm. Kapasitas baterainya 60 kWh dengan jarak tempuh hingga 500 km.
AION UT Urban dibanderol Rp 363 jutaan dengan status on the road Jakarta. Nominal tersebut Rp 18 jutaan lebih mahal dibandingkan versi standar.
Dengan selisih itu, konsumen mendapat sejumlah fitur kepraktisan tambahan tanpa harus naik ke varian premium. GAC AION Indonesia belum menyebut target penjualan spesifik untuk varian ini.