KALIMANTAN TIMUR — Castleford Tigers menunjuk Paul Rowley sebagai pelatih kepala anyar dengan durasi kontrak tiga tahun. Rowley kembali ke Super League setelah sempat menangani St Helens dan Salford Red Devils, kini ditantang membangkitkan tim yang finis di peringkat kedua terbawah musim lalu.
Paul Rowley menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Castleford Tigers. Pelatih asal Inggris itu menganggur sejak meninggalkan St Helens pada Juli, di tengah musim pertamanya memimpin klub tersebut.
Castleford sebelumnya tanpa pelatih kepala setelah kepergian Ryan Carr pada Agustus lalu karena alasan pribadi. Carr, pelatih asal Australia, memutuskan mundur sebelum kompetisi tuntas.
Castleford menjadi klub Super League ketiga yang ditangani Rowley. Sebelumnya ia memimpin Salford Red Devils, lalu St Helens.
Bersama Salford, Rowley mengantar tim itu ke play-off pada 2022 dan 2024. Gaya rugby menyerang yang ia terapkan sempat menuai pujian, sebelum masalah keuangan serius melanda klub dan berujung pada kepergiannya.
Catatan itu mengantarkannya ke St Helens. Namun masa baktinya di sana berjalan berat karena badai cedera. Ia hengkang saat Saints berada di posisi keenam klasemen, dan klub tersebut akhirnya gagal menembus play-off.
Castleford kini bermarkas di West Yorkshire. Klub ini belum sekalipun mencapai play-off sejak 2019.
Tekanan kian terasa karena rival sekaligus tetangga mereka, Wakefield Trinity, baru saja menjuarai Grand Final. Castleford hanya terhindar dari dasar klasemen Super League berkat keberadaan Bradford Bulls di bawah mereka.
Musim lalu, Castleford menuntaskan 27 pertandingan dengan hanya delapan kemenangan. Meski begitu, klub menerima nilai A dalam rating IMG yang dirilis pekan lalu.
Direktur rugby Castleford, Chris Chester, menyebut rekam jejak Rowley sebagai pertimbangan utama penunjukan ini.
"Paul has a proven track record of building competitive teams, developing players and creating an attacking brand of rugby that supporters can get behind," ujar Chester.
"He has a real passion for the game, strong leadership qualities and a clear vision of how he wants his teams to play."
Dengan kontrak tiga tahun, Rowley punya waktu untuk membenahi skuad dan mengembalikan Castleford ke persaingan papan atas Super League.