SAMARINDA — Ketua Tim Itjen Kemenag RI Ahmad Tobib menyatakan ada keuntungan strategis bila instansi berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Predikat itu otomatis berdampak pada peningkatan tunjangan kinerja pegawai.
"Mari fokus membenahi keenam area tersebut. Tetap semangat melakukan perbaikan," kata Ahmad Tobib saat memberikan pendampingan intensif kepada Tim ZI Kantor Wilayah Kemenag Kaltim di Aula Kerukunan, Samarinda.
Evaluasi periode sebelumnya menunjukkan nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Kanwil Kemenag Kaltim sebenarnya sudah memenuhi syarat. Meski begitu, instansi ini belum berhasil lolos.
Ahmad Tobib lantas membedah kendala yang membuat Kanwil Kemenag Kaltim tertahan. Lima area perubahan yang menjadi catatan penting meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Menurut dia, membangun Zona Integritas bukan hal sulit jika dikelola dengan tepat dan disertai komitmen penuh.
Satu satuan kerja di Kalimantan Timur berhasil menembus tahap penilaian nasional (TPN), yakni Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Paser. Capaian itu diapresiasi langsung oleh tim Itjen Kemenag RI.
"Setidaknya satu satker, yakni MAN IC Paser bisa lolos. Mudah-mudahan tahun depan Kanwil Kemenag Kaltim bisa menyusul," ujar Ahmad Tobib.
Kepala Kanwil Kemenag Kaltim Abdul Khaliq menyebut pendampingan ini sebagai kesempatan menggali aspek yang masih perlu dibenahi. Ia meminta seluruh Kelompok Kerja (Pokja) dalam tim ZI memanfaatkan forum diskusi secara maksimal.
"Mudah-mudahan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) yang tergabung ke dalam tim ZI ini siap. Tanyakanlah kekurangan kita itu apa, karena tentunya ada hal-hal yang tidak sampai kepada kita pada penilaian sebelumnya," ujar Abdul Khaliq kepada seluruh anggota Pokja.
Abdul Khaliq mengakui jajarannya sempat merasakan kekecewaan mendalam atas hasil evaluasi sebelumnya. Kehadiran tim Itjen diharapkan memberi pencerahan agar penilaian mendatang menghasilkan capaian optimal.
Melalui diskusi interaktif tersebut, seluruh jajaran Kanwil Kemenag Kaltim diharapkan lebih siap, solid, dan fokus memperbaiki aspek yang kurang. Target perolehan predikat Zona Integritas pada tahun depan pun dinilai lebih terbuka.