Pemkot Balikpapan Dorong Keterampilan Hidup dan Mental Wirausaha Anak Sejak Dini

Penulis: Aditya Nugraha  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 10:50:31 WIB
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menghadiri acara Open House and Kidpreneur 2026 di SIT Bintang Bangsa Balikpapan.

Pemerintah Kota Balikpapan mendorong penguatan keterampilan hidup dan mental wirausaha anak usia dini untuk mencetak generasi mandiri dan berdaya saing global. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menilai pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademik semata. Sekolah perlu membekali anak dengan karakter kuat dan kemampuan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman.

BALIKPAPAN — Pemkot Balikpapan menegaskan pendidikan karakter dan kecakapan hidup anak mendapat porsi serius dalam agenda pembinaan generasi muda. Penekanan itu disampaikan Wakil Wali Kota Bagus Susetyo saat menghadiri acara Open House and Kidpreneur 2026 yang digelar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Bintang Bangsa Balikpapan.

Menurut Bagus, sekolah tidak cukup membekali siswa dengan nilai akademik tinggi. Anak juga perlu dilatih menghadapi kehidupan nyata sejak dini.

"Pendidikan yang baik bukan hanya mempersiapkan anak untuk mendapatkan nilai yang tinggi, tetapi juga membekali mereka agar mampu menghadapi kehidupan," ujar Bagus di Balikpapan.

Kidpreneur Latih Anak Berwirausaha Sejak Dini

Program Kidpreneur memberi anak pengalaman langsung berwirausaha. Mereka merancang produk, memasarkannya, mengenal kebutuhan konsumen, menghitung modal, hingga menawarkan dagangan secara mandiri.

Bagus menilai pengalaman itu bukan sekadar aktivitas jual beli. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter agar anak tumbuh jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan mampu bekerja sama.

"Anak-anak belajar bahwa sebuah ide dapat diwujudkan menjadi karya. Di saat yang sama, mereka juga belajar tentang tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, dan kerja sama," jelasnya.

Ia menyebut ajang yang diinisiasi SIT Bintang Bangsa itu sebagai sarana strategis mengasah kreativitas dan kemandirian anak. Dunia usaha juga dikenalkan sejak dini melalui kegiatan tersebut.

Kolaborasi Sekolah, Keluarga, dan Lingkungan Jadi Kunci

Kepala SIT Bintang Bangsa Balikpapan Achmad Fajar Aprianto mengatakan kegiatan itu dirancang agar siswa dapat mengaplikasikan ilmu dari kelas. Jiwa kepemimpinan dan kemandirian juga dibangun sejak usia dini.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki mental wirausaha, berani mencoba, serta tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan," ujar Fajar.

SIT Bintang Bangsa berlokasi di Jalan Ksatrian Kilometer 8, Balikpapan Utara. Institusi pendidikan itu berkonsep tahfidz dan bilingual school, memadukan kurikulum akademik, penguatan karakter Islami, serta pengembangan kecakapan hidup seperti wirausaha dan kepemimpinan.

Bagus menambahkan, penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini menjadi fondasi penting bagi generasi muda Balikpapan. Sebagai kota dengan aktivitas ekonomi yang terus berkembang, Balikpapan membutuhkan generasi yang tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan kerja baru.

Ia mengingatkan pentingnya kolaborasi erat antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Anak perlu diberi ruang mencoba hal baru serta belajar dari kesalahan tanpa takut gagal.

Pemkot Balikpapan berharap kegiatan positif seperti ini terus dikembangkan. Tujuannya agar anak memiliki ruang luas mengenali potensi diri dan berani berinovasi, sejalan dengan visi mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top