KALIMANTAN TIMUR — Kebijakan penyesuaian harga ini terpantau mulai berlaku di SPBU Pertamina, Shell, dan BP. Untuk SPBU Pertamina, perubahan harga berlaku per 7 September 2026, mengutip laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin (7/9). Sementara itu, SPBU Shell dan BP telah lebih dulu menyesuaikan harga sejak 1 September 2026.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada segmen diesel. Pertamina Dex kini dipatok Rp 25.200 per liter, naik dari sebelumnya Rp 21.150 per liter. Kenaikan juga menimpa Dexlite yang harganya melonjak dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter.
Berikut rincian harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina yang mengalami perubahan dan yang tetap:
Di SPBU Shell, produk V-Power Diesel juga terpantau naik sejak 1 September 2026. Produk tersebut kini dibanderol Rp 25.420 per liter.
PT BP menetapkan harga baru untuk dua produk utamanya. Kenaikan tersebut berlaku mulai 1 September 2026, dengan rincian sebagai berikut:
Menariknya, penyesuaian harga kali ini tidak menyentuh produk bensin reguler. Pertamax dan BP 92 masih bertahan di harga yang sama seperti bulan sebelumnya. Hal ini menjadikan produk bensin nonsubsidi entry-level tersebut sebagai pilihan paling ekonomis di tengah tren kenaikan harga BBM.
Kenaikan harga ini terjadi di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang berdampak pada biaya produksi dan distribusi BBM nonsubsidi. Konsumen yang rutin menggunakan bahan bakar diesel untuk kendaraan niaga atau pribadi perlu memperhitungkan ulang anggaran operasional bulanan mereka.