Mulai 1 Juli, Seluruh Penerbangan Umrah Pindah ke Terminal 2F Bandara Soetta, Begini Persiapan Angkasa Pura

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Senin, 22 Juni 2026 | 18:29:01 WIB
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta siap melayani keberangkatan jemaah umrah mulai 1 Juli 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Setelah melalui serangkaian uji coba dan penyempurnaan, Terminal 2F Bandara Soekarno-Harta resmi ditetapkan sebagai pusat keberangkatan jemaah umrah. Keputusan ini diambil untuk memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan nyaman bagi para tamu Allah yang akan menuju Tanah Suci.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, menyatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan berbagai tahapan penyempurnaan operasional di terminal tersebut. "Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F terus melalui berbagai tahapan penyempurnaan operasional, dan kini siap secara penuh untuk melayani keberangkatan jemaah umrah yang menggunakan PPIU," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (22/6/2026).

Fasilitas Khusus untuk Memuliakan Jemaah

Penyempurnaan yang dilakukan bukan sekadar penataan fisik. Manajemen Angkasa Pura Indonesia merancang skenario operasional yang berfokus pada kenyamanan dan kemuliaan jemaah sejak tiba di bandara. Sebanyak 20 konter check in khusus disiapkan untuk mempercepat proses administrasi.

Pahlevi menambahkan, penyempurnaan tersebut mencakup penambahan fasilitas dan skenario operasional yang dirancang khusus untuk memuliakan jemaah. Terminal ini nantinya akan melayani keberangkatan sekitar 2.000 hingga 3.000 jemaah setiap harinya, sebuah volume yang membutuhkan kesiapan ekstra dari sisi sumber daya manusia dan teknologi.

Latar Belakang Pemindahan dan Dampaknya

Pemindahan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub yang mengatur pengelompokan layanan penerbangan ibadah. Sebelumnya, jemaah umrah kerap berbaur dengan penumpang reguler di terminal lain, yang kerap menimbulkan kepadatan dan mengurangi kualitas layanan.

Dengan adanya terminal khusus, proses keberangkatan jemaah diharapkan lebih efisien. Mulai dari kedatangan, pemeriksaan dokumen, hingga boarding, semuanya akan terpusat di satu area. Ini menjadi kabar baik bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang selama ini mengeluhkan antrean panjang di terminal campuran.

Kesiapan penuh Terminal 2F ini juga menjadi sinyal positif menjelang puncak musim umrah. Pahlevi memastikan bahwa seluruh fasilitas telah diuji dan siap beroperasi secara penuh mulai 1 Juli mendatang. Bagi jemaah yang akan berangkat setelah tanggal tersebut, tak perlu lagi bingung mencari terminal keberangkatan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top