BONTANG — Panen raya sayur kangkung di SD Negeri 002 Bontang Barat, Rabu (17/6/2026), berlangsung meriah. Momen itu sekaligus menjadi pembuka lomba kebun sayur antarkelas yang digagas Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang.
Kepala DKP3 Bontang, Ahmad Aznem, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menilai lomba ini lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, kegiatan berkebun memberikan pengalaman belajar yang tidak bisa diperoleh hanya dari dalam kelas.
"Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar langsung dari alam. Mereka diajarkan mencintai lingkungan, membangun disiplin, melatih kesabaran, serta menumbuhkan rasa menghargai profesi petani," ujar Ahmad Aznem.
Para siswa diajak memahami seluruh proses, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen tanaman. Proses ini, kata Aznem, menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter anak sejak dini.
Lomba kebun sayur juga dirancang untuk meningkatkan kreativitas dan kekompakan antarsiswa. Setiap kelas didorong bekerja sama mengelola kebunnya dengan sebaik mungkin.
"Jadikan lomba ini sebagai ajang meningkatkan kreativitas, mempererat kekompakan, dan menumbuhkan semangat gotong royong," pesan Aznem.
Ahmad Aznem turut mengapresiasi keterlibatan guru, komite sekolah, paguyuban orang tua, serta penyuluh DKP3 yang selama ini mendampingi siswa. Kolaborasi ini dinilai menjadi contoh nyata bahwa pendidikan karakter bisa dipadukan dengan edukasi ketahanan pangan melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.
Ia berharap lomba kebun sayur tidak hanya menjadi agenda tahunan di SD Negeri 002 Bontang Barat. "Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Bontang," tutupnya.