KALIMANTAN TIMUR — Google resmi mengumumkan perluasan fitur kontrol orang tua (parental controls) ke semua perangkat berbasis Android 17, versi terbaru sistem operasi mereka. Langkah ini diumumkan pada Selasa (waktu setempat) sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran publik akan keselamatan anak di ranah digital.
Bagi pengguna Pixel, fitur ini bisa diakses langsung melalui menu Settings > Parental controls pada perangkat yang ingin dikelola. Dari sana, orang tua bisa mengatur batas waktu pemakaian harian secara keseluruhan maupun per aplikasi secara spesifik.
Android 17 membawa sejumlah fitur baru yang memudahkan orang tua memantau aktivitas anak. Salah satu yang paling menonjol adalah widget baru untuk memblokir aplikasi tertentu. Orang tua juga bisa mengontrol aplikasi apa saja yang boleh diunduh anak dari Google Play Store.
Pengaturan filter unduhan ini cukup detail. Orang tua bisa memilih untuk hanya menampilkan aplikasi dengan rating "Semua Usia" atau "Remaja", sehingga aplikasi dewasa otomatis tidak akan muncul di hasil pencarian anak. Namun perlu dicatat, tiga platform besar yang kerap menjadi sorotan dalam perdebatan keamanan anak—Roblox, Instagram, dan YouTube—masih masuk dalam kategori rating "Remaja" di Play Store.
Peluncuran fitur ini terjadi di tengah tekanan besar terhadap perusahaan teknologi terkait dampak produk mereka pada anak-anak. Berbagai negara mulai bergerak melarang media sosial untuk remaja. Inggris baru saja mengumumkan kebijakan serupa, mengikuti langkah Australia dan Spanyol yang sudah lebih dulu menerapkan aturan ketat.
Di Amerika Serikat, beberapa sidang pengadilan tingkat tinggi turut menyoroti praktik desain adiktif yang sengaja diterapkan oleh perusahaan teknologi. Instagram dan YouTube baru-baru ini dinyatakan bersalah karena sengaja merancang fitur yang membuat pengguna muda kecanduan, sehingga merusak kesehatan mental mereka.
Para pakar dan kelompok advokasi sudah bertahun-tahun memperdebatkan cara terbaik melindungi anak di internet. Google berargumen bahwa pelarangan total bukanlah solusi efektif. Sebaliknya, perusahaan menilai verifikasi usia dan kontrol di tingkat perangkat—seperti yang ada di Android 17—adalah jalan yang lebih baik.
Google tidak sendirian dalam perlombaan fitur keamanan anak ini. Apple baru-baru ini mengumumkan akan menambahkan kontrol orang tua baru ke iOS 27 yang akan datang. Persaingan ini menunjukkan bahwa keamanan anak telah menjadi prioritas utama kedua raksasa sistem operasi mobile tersebut.
Bagi pengguna yang tertarik, fitur kontrol orang tua Android 17 bisa langsung dicoba jika perangkat sudah mendapatkan pembaruan sistem. Untuk informasi lebih lanjut, pengguna bisa mengecek alat kesejahteraan digital (digital wellness tools) yang tersedia di Android dan iOS, serta daftar ponsel Android terbaik tahun 2026.