Pemprov DKI Jakarta Buka 4 Program Padat Karya 2026 untuk Warga Jakarta: Ini Syarat Lengkap dan Perangkat Daerah yang Terlibat

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 15:39:31 WIB
Pemprov DKI Jakarta membuka empat program padat karya sepanjang 2026 untuk warga ber-KTP DKI.

JAKARTA — Empat perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta resmi membuka lowongan kerja padat karya sepanjang 2026. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah memperluas kesempatan kerja bagi warga terdampak pengangguran.

Keempat perangkat daerah itu adalah Dinas Bina Marga (DBM), Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut), Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Masing-masing dinas merekrut peserta secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Siapa yang Boleh Mendaftar?

Peserta program padat karya harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif. Pertama, warga ber-KTP DKI Jakarta. Kedua, masuk dalam kelompok desil 1 hingga 5 berdasarkan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Selain itu, peserta harus berusia produktif 18 hingga 59 tahun, belum memiliki pekerjaan saat mendaftar, serta sehat jasmani dan rohani. Proses rekrutmen dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan di masing-masing perangkat daerah.

Bukan Pegawai Pemprov, Digaji Sesuai UMP

Pemprov DKI menegaskan peserta yang lolos seleksi tidak diangkat sebagai pegawai Pemprov DKI Jakarta maupun Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Program ini murni bersifat padat karya jangka pendek untuk memberikan penghasilan bagi warga yang belum bekerja.

"Pemprov DKI Jakarta bersama para pelaksana pekerjaan di sejumlah perangkat daerah membuka kesempatan terlibat dalam program padat karya untuk warga Jakarta, antara lain untuk kegiatan perawatan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kota," tulis akun resmi Pemprov DKI dalam keterangan yang diunggah Senin (15/6/2026).

Sebelumnya, Pemprov DKI telah membuka 2.843 lowongan kerja padat karya dengan gaji setara upah minimum provinsi (UMP) Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut program ini sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang dihadapi warga.

"Kemarin kebetulan kita rapat paripurna secara khusus untuk mengantisipasi terhadap tekanan ekonomi yang ada. Sehingga dengan demikian, Pemerintah DKI Jakarta memutuskan untuk membuka padat karya," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/6).

Cara Mendaftar Program Padat Karya DKI 2026

Pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen dapat diakses melalui kanal resmi Pemprov DKI Jakarta. Masyarakat diminta terus memantau pengumuman dari masing-masing dinas terkait jadwal dan lokasi pendaftaran.

Program padat karya ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, khususnya bagi kelompok masyarakat paling rentan terhadap pengangguran di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top