BALIKPAPAN — Deru mesin motor gede (moge) yang menggema di kawasan Grand City, Balikpapan Utara, Minggu (7/6/2026), bukan sekadar ajang kumpul komunitas. HDCI Cabang Balikpapan menggelar pelatihan safety riding yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis dan kesadaran berkendara di jalan raya.
Pelatihan ini merupakan agenda rutin organisasi yang wajib diikuti oleh seluruh anggota, termasuk 10 member baru. Ketua HDCI Balikpapan, Ahmad Rustam, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk menyegarkan keterampilan, tetapi juga membangun budaya keselamatan sejak awal.
Kendaraan dengan kapasitas mesin hingga 1.000 cc memiliki tenaga dan bobot yang jauh lebih besar dibanding sepeda motor biasa. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, Bangun Isworo, menekankan bahwa setiap pengendara moge wajib memiliki keterampilan berkendara yang mumpuni.
“Sangat penting bagi member HDCI, khususnya di Balikpapan, untuk memahami safety riding. Ini adalah kendaraan dengan kapasitas mesin besar sehingga setiap pengendara wajib memiliki keterampilan yang baik. Kehadiran instruktur nasional diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Bangun.
Pelatihan kali ini menghadirkan M. Joel D. Mastana, Master Instructor sekaligus Assessor Nasional, sebagai instruktur utama. Kehadirannya diyakini mampu memberikan standar pelatihan yang lebih tinggi bagi para pengendara moge di Balikpapan.
Menurut Ahmad Rustam, pelatihan ini juga menjadi motivasi tambahan bagi komunitas untuk terus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Apalagi, kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Wakapolda Kalimantan Timur.
Kegiatan ini tidak lepas dari dukungan jajaran kepolisian, mulai dari Ditlantas Polda Kaltim hingga Satlantas Polresta Balikpapan. Bangun Isworo menambahkan, edukasi keselamatan seperti ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kalimantan Timur.
“Kami berharap kegiatan serupa bisa terus digalakkan, tidak hanya oleh HDCI, tetapi juga oleh komunitas motor lainnya,” pungkasnya.