BALIKPAPAN — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menyapa langsung para pelajar dan tenaga pendidik di Balikpapan dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur. Dalam agenda tersebut, ia meluncurkan Gerakan Anak Indonesia Hebat, sebuah program yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, budi pekerti, dan kecerdasan sosial siswa.
Gerakan ini dirancang sebagai kerangka pembinaan non-akademik yang terintegrasi di lingkungan sekolah. Tujuannya mencakup penguatan nilai-nilai Pancasila, kemandirian, gotong royong, dan semangat belajar sepanjang hayat. Menteri menekankan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan pedoman aksi nyata di kelas dan di luar kelas.
Selain kampanye gerakan, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan revitalisasi secara simbolis kepada sejumlah satuan pendidikan di Kota Balikpapan. Bantuan ini dialokasikan untuk perbaikan fasilitas belajar, seperti ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan, yang dinilai membutuhkan peningkatan kualitas.
"Kami ingin memastikan bahwa semangat Gerakan Anak Indonesia Hebat berjalan beriringan dengan ketersediaan infrastruktur yang layak. Revitalisasi ini adalah bentuk dukungan konkret pemerintah pusat kepada sekolah-sekolah di Balikpapan," ujar Mendikdasmen dalam sambutannya di hadapan para guru dan kepala sekolah.
Pemilihan Balikpapan sebagai lokasi sosialisasi tidak lepas dari posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Kalimantan Timur. Dengan dinamika urbanisasi dan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sekitarnya, pemerintah menilai penting untuk memastikan kualitas sumber daya manusia di daerah ini terkelola dengan baik sejak usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan yang turut mendampingi kunjungan menyambut baik program tersebut. Ia berharap gerakan ini bisa menjadi katalis bagi sekolah-sekolah untuk lebih aktif dalam pembentukan karakter siswa di tengah tantangan era digital.
Pasca kunjungan, tim dari Kementerian akan melakukan pendampingan teknis bagi sekolah-sekolah penerima bantuan revitalisasi. Pendampingan ini meliputi perencanaan penggunaan dana, pengawasan proyek perbaikan, hingga pelatihan bagi guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai Gerakan Anak Indonesia Hebat di kurikulum harian.
Mendikdasmen menambahkan bahwa program serupa akan diperluas ke kota-kota lain di Kalimantan Timur secara bertahap. "Balikpapan adalah awal. Kami akan evaluasi dan lanjutkan ke daerah-daerah yang membutuhkan," pungkasnya.