Desa Wisata Klempang Sari di Paser Tembus Tiga Besar Tingkat Provinsi Kaltim 2026, Andalkan Ekowisata Mangrove

Penulis: Endra Sanjaya  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:44:47 WIB
Desa Wisata Klempang Sari di Paser berhasil masuk tiga besar Desa Wisata terbaik Provinsi Kaltim 2026.

PASER — Desa Wisata Klempang Sari, yang terletak di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, resmi masuk dalam jajaran tiga besar Desa Wisata terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk tahun 2026. Pengumuman ini menjadi pencapaian signifikan bagi desa yang mengandalkan potensi ekowisata mangrove sebagai produk unggulan pariwisatanya.

Mengapa Ekowisata Mangrove Klempang Sari Dianggap Istimewa?

Kawasan mangrove di Klempang Sari tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami abrasi, tetapi juga dikelola secara terpadu menjadi destinasi edukasi dan wisata alam. Pengunjung dapat menyusuri jembatan kayu di antara pepohonan mangrove sambil menikmati ekosistem pesisir yang masih alami.

Konsep ekowisata ini dinilai unggul oleh tim penilai provinsi karena melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dalam pengelolaan dan perawatannya. Mulai dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) hingga peran pemuda desa, semua terlibat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan paket wisata.

Dampak Langsung bagi Warga Sekitar

Masuknya Klempang Sari ke tiga besar Desa Wisata Kaltim 2026 membawa angin segar bagi perekonomian warga. Sejumlah rumah warga mulai difungsikan sebagai homestay sederhana, sementara produk UMKM lokal seperti olahan hasil mangrove dan kerajinan tangan mulai dilirik pengunjung dari luar daerah.

Kepala Desa setempat menyebut bahwa kunjungan wisatawan meningkat drastis sejak pengumuman ini. "Kami tidak hanya bangga, tapi juga siap meningkatkan fasilitas agar bisa bersaing di tingkat nasional," ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Langkah Selanjutnya: Persiapan Menuju Nasional

Setelah menembus tiga besar provinsi, Desa Wisata Klempang Sari akan menjalani proses verifikasi lanjutan untuk mewakili Kalimantan Timur di ajang Desa Wisata tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Paser disebut akan memberikan pendampingan teknis dan bantuan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur penunjang, seperti akses jalan menuju lokasi mangrove dan pusat informasi wisata.

Pihak desa juga berencana menambah atraksi wisata, seperti susur sungai menggunakan perahu tradisional dan kelas edukasi penanaman mangrove bagi pelajar. Semua ini dilakukan tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem yang sudah ada.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top