Otorita IKN Sambut PLTA 300 MW di Mahulu, Proyek Batoq Kelo Dinilai Kurangi Ketergantungan Energi Fosil

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 15:57:01 WIB
PLTA Batoq Kelo berkapasitas 300 MW siap menjadi tulang punggung listrik ramah lingkungan IKN.

MAHAKAM ULU — Otorita IKN menilai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo di Kabupaten Mahakam Ulu bukan sekadar infrastruktur energi biasa. PLTA berkapasitas 300 Megawatt (MW) itu disebut bakal menjadi tulang punggung pasokan listrik ramah lingkungan untuk Ibu Kota Nusantara.

Proyek ini diyakini mampu memperkuat bauran energi hijau di kawasan penyangga IKN. Otorita IKN menyebut pembangunan PLTA Batoq Kelo menjadi momentum untuk mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis fosil.

Mengapa PLTA Batoq Kelo Jadi Prioritas?

Lokasi Mahakam Ulu yang berada di hulu Sungai Mahakam dinilai memiliki potensi debit air yang besar dan stabil sepanjang tahun. Hal ini menjadikan PLTA Batoq Kelo sebagai salah satu proyek strategis untuk menjamin keandalan pasokan listrik ke IKN.

Otorita IKN menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari transisi energi nasional. Proyek ini juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Kalimantan Timur.

Dampak Langsung ke Warga Sekitar

Kehadiran PLTA 300 MW ini tidak hanya mengaliri IKN. Masyarakat di Mahulu dan sekitarnya juga akan menikmati pasokan listrik yang lebih stabil. Selama ini, sebagian wilayah di Mahulu masih mengandalkan genset diesel dengan biaya operasional tinggi.

Dengan adanya PLTA Batoq Kelo, biaya listrik diharapkan lebih murah dan ramah lingkungan. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan jaringan transmisi juga akan ikut terbangun seiring proyek ini berjalan.

Apa Langkah Otorita IKN Selanjutnya?

Otorita IKN memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pengembang proyek untuk mempercepat realisasi PLTA Batoq Kelo. Proyek ini masuk dalam rencana induk ketenagalistrikan nasional untuk mendukung operasional IKN.

Ke depan, PLTA Batoq Kelo diharapkan menjadi model pembangkit energi bersih yang terintegrasi dengan kebutuhan IKN. Otorita IKN menekankan pentingnya penyelesaian proyek tepat waktu agar target netral karbon IKN bisa tercapai.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top