Pemkab Berau Luncurkan Program SAPA UMKM, Permudah Akses Pembiayaan hingga Sertifikasi bagi Pelaku Usaha Lokal

Penulis: Chandra Kusuma  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 00:04:56 WIB
Peluncuran program SAPA UMKM oleh Pemkab Berau untuk mempermudah akses pembiayaan dan sertifikasi.

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau resmi meluncurkan program SAPA UMKM, sebuah inisiatif yang menyederhanakan akses bagi pelaku usaha kecil dan menengah terhadap layanan pembiayaan, perizinan, dan sertifikasi produk. Langkah ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi hambatan administratif yang selama ini dikeluhkan para pengusaha.

Apa Saja Layanan yang Ditawarkan dalam Program SAPA UMKM?

Program SAPA UMKM menyediakan layanan terpadu yang mencakup pendampingan pengajuan kredit usaha rakyat, bantuan pengurusan Nomor Induk Berusaha, serta fasilitasi sertifikasi halal dan produk industri rumah tangga. Pelaku usaha tidak perlu lagi mendatangi satu per satu instansi karena semua proses dapat dilakukan melalui satu pintu.

Pemkab Berau menargetkan program ini dapat menjangkau sedikitnya 500 pelaku UMKM di berbagai kecamatan pada tahun pertama operasional. Layanan diberikan secara gratis dan didampingi oleh petugas terlatih dari dinas terkait.

Mengapa Program Ini Diluncurkan Sekarang?

Banyak pelaku UMKM di Berau yang memiliki produk berkualitas tetapi kesulitan bersaing karena belum memiliki sertifikasi resmi atau akses modal yang memadai. Data Dinas Koperasi dan UKM setempat mencatat bahwa dari ribuan usaha mikro yang terdaftar, hanya sebagian kecil yang telah mengantongi sertifikat halal atau izin edar resmi.

Dengan hadirnya SAPA UMKM, pemerintah berharap para pengusaha rumahan dan pedagang kecil bisa naik kelas. Program ini dirancang untuk memangkas waktu pengurusan dokumen yang sebelumnya bisa memakan waktu berminggu-minggu menjadi hanya beberapa hari kerja.

Bagaimana Cara Pelaku UMKM Mendaftar?

Pelaku usaha yang berminat cukup datang ke kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Berau dengan membawa fotokopi KTP dan surat keterangan usaha. Petugas akan memandu proses pendaftaran dan menentukan jenis layanan yang dibutuhkan, mulai dari pembiayaan hingga sertifikasi produk.

Pemkab Berau juga berencana membuka posko layanan keliling di setiap kecamatan secara bergilir agar program ini dapat menjangkau pengusaha di daerah pedalaman. Jadwal layanan keliling akan diumumkan melalui media sosial resmi pemerintah daerah dan pemberitahuan di kantor desa setempat.

Apa Target Selanjutnya?

Setelah peluncuran perdana, Pemkab Berau akan mengevaluasi efektivitas program dalam tiga bulan ke depan. Jika respons masyarakat positif, anggaran dan jangkauan layanan akan diperluas pada tahun anggaran berikutnya.

Pemerintah juga menggandeng perbankan daerah dan lembaga keuangan mikro untuk memastikan skema pembiayaan yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan kemampuan bayar pelaku UMKM. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tidak ada lagi pengusaha kecil yang terkendala modal hanya karena masalah administrasi.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top