BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati Berau menyampaikan seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Ajakan tersebut menitikberatkan pada dua hal utama: persatuan dan gotong royong. Menurut Bupati, kedua nilai ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah Berau.
Penekanan pada nilai gotong royong bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah menilai bahwa semangat kebersamaan mulai tergerus oleh arus individualisme dan potensi perpecahan akibat informasi yang tidak bertanggung jawab. Bupati mengajak warga untuk kembali menghidupkan tradisi musyawarah dan saling membantu antar tetangga.
Ajakan ini juga dikaitkan dengan upaya mengamankan nilai-nilai kebangsaan dari ancaman ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila. Bupati mengingatkan bahwa persatuan adalah harga mati yang harus dijaga bersama.
Dalam konteks pidatonya, Bupati Berau menjelaskan bahwa mengamankan nilai kebangsaan berarti aktif menolak segala bentuk radikalisme, intoleransi, dan hoaks yang bisa memecah belah masyarakat. Ia mendorong warga untuk menjadi filter informasi di lingkungan masing-masing.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa ideologi negara bukan sekadar simbol, melainkan pedoman bertindak. Pemerintah Kabupaten Berau berharap semangat ini terus terpatri dalam setiap aktivitas pembangunan daerah ke depan.