MAHAKAM ULU — Penampungan air dari sumber mata air di Simpang Aguan kini telah berfungsi penuh dan mulai dimanfaatkan sebagai sumber air bersih oleh warga. Proyek infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan air baku di wilayah tersebut.
Pemkab Mahulu memilih sumber mata air sebagai sumber utama SPAM karena kualitas air yang lebih baik dan kontinuitas aliran yang lebih stabil dibandingkan air permukaan. Sumber di Simpang Aguan dinilai memiliki debit yang cukup besar dan tidak mudah terpengaruh musim kemarau.
Keputusan ini juga mempertimbangkan aspek efisiensi biaya operasional jangka panjang. Mengandalkan gravitasi dari sumber mata air di perbukitan, sistem distribusi tidak memerlukan pompa listrik besar-besaran yang memakan biaya tinggi.
SPAM yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahulu ini dirancang untuk melayani ribuan sambungan rumah. Air dari penampungan di Simpang Aguan dialirkan ke reservoir utama sebelum didistribusikan ke titik-titik layanan di permukiman warga.
Proyeksi kebutuhan air bersih untuk 20 tahun ke depan menjadi dasar perhitungan kapasitas tampungan dan jaringan pipa. Dengan begitu, infrastruktur ini tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga mengantisipasi pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi ke depan.
Keberadaan SPAM ini langsung dirasakan oleh masyarakat yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau. Warga yang dulu harus membeli air tangki atau berjalan jauh ke sumber air kini bisa menikmati akses air bersih dari keran di rumah masing-masing.
Pasokan air yang stabil juga membuka peluang peningkatan sanitasi dan kebersihan lingkungan. Ketersediaan air bersih menjadi fondasi penting bagi perbaikan kualitas kesehatan warga di daerah pedalaman yang selama ini menjadi tantangan utama.
Pemkab Mahulu berencana memperluas jaringan distribusi ke kelurahan dan kampung lain yang belum terlayani. Pengembangan tahap kedua akan memetakan titik-titik prioritas berdasarkan kepadatan penduduk dan tingkat kesulitan akses air bersih saat ini.
Selain itu, pemeliharaan infrastruktur penampungan dan jaringan pipa di Simpang Aguan akan dilakukan secara berkala oleh dinas terkait. Masyarakat juga diedukasi untuk menjaga kelestarian daerah tangkapan air di sekitar sumber mata air agar debit air tetap terjaga dalam jangka panjang.