SAMARINDA — Meski sebagian besar pedagang Pasar Pagi di Samarinda sudah kembali berjualan, keramaian pasar tradisional itu belum juga pulih. Pemerintah Kota Samarinda menyatakan akan mengevaluasi sejumlah persoalan, termasuk tata kelola parkir dan tingkat keterisian lapak yang dinilai masih rendah.
Pasar Pagi yang sempat direnovasi dan ditutup selama beberapa bulan resmi beroperasi kembali sejak awal tahun. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual-beli belum bergairah seperti sebelumnya. Beberapa lorong pasar masih terlihat lengang pada jam-jam sibuk.
Sejumlah pedagang mengaku pendapatan mereka turun drastis dibandingkan sebelum masa renovasi. "Pembeli belum ramai, sepi sekali. Semoga ada perbaikan dari pemkot," ujar salah satu pedagang pakaian yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah Kota Samarinda mengidentifikasi dua masalah utama yang menyebabkan Pasar Pagi sepi. Pertama, akses parkir yang dinilai sempit dan tidak tertata, membuat pengunjung enggan datang. Kedua, masih banyak lapak kosong yang belum terisi pedagang, sehingga pasar terlihat tidak hidup.
Kepala Dinas Perdagangan Samarinda menyebut evaluasi akan difokuskan pada dua titik kritis itu. "Kami akan lihat tata ulang parkir agar lebih memadai. Juga mendorong agar lapak-lapak yang kosong segera terisi," katanya dalam keterangan resmi.
Evaluasi dijadwalkan berlangsung pekan depan dengan melibatkan dinas terkait, pengelola pasar, dan perwakilan pedagang. Salah satu opsi yang dibahas adalah penataan ulang zona parkir di sekitar pasar agar tidak tumpang tindih dengan kendaraan pengunjung pusat perbelanjaan lain di kawasan tersebut.
Selain itu, Pemkot Samarinda juga berencana memberikan insentif bagi pedagang baru yang ingin mengisi lapak kosong, seperti keringanan sewa selama tiga bulan pertama. Langkah ini diharapkan bisa mengembalikan vitalitas Pasar Pagi sebagai pusat perbelanjaan tradisional andalan warga Samarinda.
Belum ada kepastian kapan hasil evaluasi akan diumumkan, namun pemkot menargetkan perbaikan mulai terlihat sebelum Lebaran tahun ini.