KUTAI BARAT — Optimisme tinggi mengiringi persiapan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Kutai Barat jelang Porprov 2026 di Paser. Pengurus cabang olahraga arung jeram ini yakin mampu mengulang sukses sebagai juara umum seperti pada edisi sebelumnya.
Kepercayaan diri FAJI Kubar bukan tanpa dasar. Pada perhelatan Porprov sebelumnya, tim arung jeram Kutai Barat tampil dominan dan menyabet gelar juara umum. Capaian itu menjadi standar yang harus dipertahankan sekaligus ditingkatkan di ajang dua tahunan tersebut.
"Kami optimistis bisa memberikan hasil maksimal dan mempertahankan juara umum di Porprov 2026 Paser," ujar salah satu pengurus FAJI Kubar dalam pernyataan yang diterima redaksi.
Kekuatan FAJI Kubar selama ini ditopang oleh pembinaan atlet yang berjalan di daerah aliran sungai (DAS) di Kutai Barat. Wilayah ini dikenal memiliki potensi alam yang mendukung olahraga arung jeram, mulai dari jeram sungai berkelas hingga kontur medan yang menantang.
Atlet-atlet binaan FAJI Kubar kerap menjalani latihan intensif di Sungai Mahakam dan anak-anak sungainya. Kondisi itu membentuk mental dan teknik yang sulit ditandingi daerah lain di Kalimantan Timur.
Menjelang Porprov 2026, FAJI Kubar terus mematangkan persiapan. Latihan rutin dan pemantauan kondisi atlet menjadi prioritas utama. Pihak pengurus juga membuka pelatihan bagi atlet muda untuk menjaga regenerasi.
Dengan target juara umum, seluruh atlet diminta menjaga kondisi fisik dan fokus selama masa persiapan. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga diharapkan terus mengalir untuk mendukung pembiayaan dan logistik tim.
Porprov 2026 di Paser bukan sekadar ajang olahraga antar-kabupaten/kota. Event ini menjadi barometer pembinaan atlet di Kalimantan Timur menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan event nasional lainnya. Bagi FAJI Kubar, mempertahankan gelar juara umum adalah harga mati.