GORONTALO — PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo. Jaminan ini disampaikan menyusul masuknya masa tanam yang biasanya diikuti lonjakan permintaan pupuk oleh petani.
Pupuk Kaltim menyebut stok pupuk di gudang-gudang penyangga di Gorontalo saat ini dalam posisi aman. Distribusi ke lima kabupaten dan satu kota di provinsi tersebut berjalan normal tanpa kendala logistik yang berarti.
Pupuk Kaltim memastikan pasokan pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK tersedia di setiap gudang penyangga. Ketersediaan ini untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang meningkat pada masa tanam.
Perusahaan pelat merah ini juga memonitor pergerakan stok secara berkala. Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat pengecer yang bisa merugikan petani.
Distribusi pupuk dari gudang utama Pupuk Kaltim di Gorontalo menjangkau Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Bone Bolango, Pohuwato, dan Boalemo. Selain itu, pasokan juga dikirim ke Kota Gorontalo.
Pupuk Kaltim mengaku telah berkoordinasi dengan dinas pertanian setempat untuk memetakan kebutuhan pupuk di setiap daerah. Data kebutuhan itu menjadi acuan dalam penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran.
Pupuk Kaltim juga mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi agar tidak disalahgunakan. Perusahaan memastikan pupuk hanya diterima petani yang terdaftar dalam sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).
Pengawasan ini penting mengingat pupuk bersubsidi kerap menjadi sasaran penimbunan atau penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET). Pupuk Kaltim berkomitmen menjaga agar petani mendapatkan pupuk sesuai harga resmi.
Pupuk Kaltim menyebutkan bahwa ketersediaan pupuk yang cukup dan distribusi yang lancar menjadi kunci produktivitas pertanian di Gorontalo. Pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan hingga masa tanam berakhir.