BONTANG — Pemadaman bergilir yang kembali melanda Kota Bontang membuat warga yang sempat berharap gangguan berakhir pada September harus bersabar lebih lama. Sejak awal Oktober, pemadaman tercatat terjadi setidaknya tiga kali di wilayah ini. Sejumlah warga mengaku kecewa karena mengira pasokan listrik sudah normal setelah aksi demo sebelumnya.
PT PLN (Persero) menegaskan pemulihan sistem kelistrikan Kalimantan Timur belum sepenuhnya tuntas. Sejumlah pembangkit masih menjalani perbaikan maupun pemeliharaan, sehingga pasokan ke Bontang belum bisa dipastikan stabil.
Pembangkit Mana Saja yang Belum Normal
Gangguan pasokan listrik dipengaruhi kondisi sistem kelistrikan Kaltim yang belum optimal. Beberapa pembangkit yang terdampak antara lain PLTU Cahaya Fajar Kaltim (CFK) di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal (KPC) di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, serta PLTMG Bangkanai.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bontang Kota, Rendra Alfian Raharjo, menjelaskan target perbaikan akhir September merupakan perkiraan waktu masuknya sejumlah pembangkit secara bertahap. Menurutnya, sebagian pembangkit kini sudah kembali beroperasi.
"Yang kami sampaikan sebelumnya merupakan target masuknya sejumlah pembangkit secara bertahap," ujarnya, Kamis (8/9/2026).
Pemulihan Pembangkit Masih Menyesuaikan Kondisi Teknis
Rendra menyatakan proses pemulihan pembangkit lain masih berlangsung dan bergantung pada kondisi teknis masing-masing unit. PLN, kata dia, terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik di tengah sistem yang belum pulih sepenuhnya.
"Beberapa pembangkit telah kembali beroperasi, sementara pemulihan pembangkit lainnya masih terus berlangsung," katanya.
Selain mengoptimalkan pembangkit yang tersedia, PLN menyesuaikan pola operasi, terutama pada periode beban puncak. Langkah lain yang disiapkan adalah penambahan pasokan listrik melalui pembangkit sewa.
Pembangkit Sewa Ditambah Bertahap hingga Desember
Penambahan pasokan dari pembangkit sewa akan dilakukan secara bertahap mulai Oktober hingga Desember. Skema itu disiapkan untuk menutup kekurangan daya selama masa pemulihan pembangkit utama.
Bagi warga Bontang, kondisi ini berarti pemadaman bergilir berpotensi masih terjadi dalam beberapa pekan ke depan. PLN belum memastikan tanggal pasti berakhirnya pemadaman, karena bergantung pada progres perbaikan tiap unit pembangkit.