KALIMANTAN TIMUR — Google resmi meluncurkan Gemini Skills, fitur yang memungkinkan pengguna menyimpan instruksi sekali pakai lalu menjalankannya berulang tanpa menulis ulang prompt panjang. Skills menggantikan Gems secara bertahap, mulai dari akun pribadi pada November 2026 hingga pelanggan pendidikan pada Juni 2027. Fitur ini sudah aktif di Gemini Spark dan mulai hadir global di Gemini Chat.
Fitur Gemini Skills memungkinkan pengguna menyimpan instruksi tetap untuk tugas yang sering diulang, sehingga tidak perlu lagi mengetik perintah panjang setiap kali membuka Gemini. Google menyebut Skills sebagai penerus Gems, fitur lama yang dirancang untuk mengajari Gemini tugas spesifik.
Perbedaan mendasar terletak pada cara akses. Gems disimpan sebagai konfigurasi terpisah, sedangkan Skills dipanggil langsung dari kolom prompt lewat perintah garis miring. Gemini juga bisa membuat skill otomatis dari percakapan yang sudah berjalan.
Cara Menjalankan Skill di Kolom Prompt
Setelah sebuah skill dibuat, pengguna cukup mengetik tanda garis miring atau "/" diikuti nama skill pada kolom prompt. Gemini kemudian menjalankan instruksi yang tersimpan tanpa perlu penjelasan ulang.
Google menambahkan bahwa skill dapat berjalan otomatis ketika Gemini mendeteksi perintah yang sesuai dengan skill tersimpan. Mekanisme ini memangkas langkah manual bagi pengguna yang rutin mengerjakan tugas serupa.
Contoh Penggunaan Sehari-hari
Google memberikan beberapa contoh penerapan Skills. Pengguna bisa membuat skill untuk menyusun presentasi, menyesuaikan tulisan dengan gaya tertentu, atau menghasilkan beberapa sudut pandang berbeda saat brainstorming.
Beberapa skill juga dapat digabungkan sekaligus dalam satu eksekusi. Misalnya, instruksi gaya penulisan digabung dengan panduan identitas merek untuk menghasilkan draf yang konsisten.
Skills turut mendukung file referensi seperti dokumen teks, PDF, dan gambar. Kemampuan ini membuka penggunaan untuk laporan berbasis data atau materi yang butuh acuan visual.
Ketersediaan di Gemini dan Google Workspace
Google merilis Skills secara bertahap ke berbagai layanan Gemini dan Google Workspace. Fitur ini sudah tersedia di Gemini Spark dan mulai hadir secara global di Gemini Chat.
Pelanggan Google Workspace akan mendapatkan akses dalam beberapa minggu mendatang. Google belum menyebut tanggal pasti per wilayah, termasuk untuk pengguna Indonesia.
Nasib Gems dan Fitur yang Dipindahkan
Google berencana membawa sejumlah kemampuan Gems ke Skills, termasuk fitur berbagi dengan pengguna lain serta dukungan file dari Google Drive dan Gemini Notebook. Dua kemampuan itu sebelumnya menjadi andalan Gems untuk kolaborasi tim.
Penghentian Gems dilakukan bertahap. Akun pribadi kehilangan akses mulai November 2026, disusul pelanggan pendidikan pada Juni 2027.
Bagi pengguna yang sudah menyimpan banyak Gems, periode transisi ini memberi waktu sekitar satu tahun untuk memindahkan instruksi ke format Skills. Pengguna korporat dan institusi pendidikan punya waktu lebih panjang karena rollout-nya menyusul.
Langkah Google menyatukan penyimpanan instruksi ke satu mekanisme sejalan dengan arah industri asisten AI yang mendorong personalisasi berkelanjutan. Bagi pelaku bisnis digital, kemampuan menyimpan panduan merek dan gaya komunikasi di dalam Gemini berpotensi memangkas waktu produksi konten tim.