Pencarian

Dispar Kaltim Gelar Pariwisata Fest 2026 di Mal Lembuswana Samarinda Selama 10 Hari, 20 Stan Pelaku Wisata Ikut Meramaikan

Sabtu, 26 September 2026 • 13:17:32 WIB
Dispar Kaltim Gelar Pariwisata Fest 2026 di Mal Lembuswana Samarinda Selama 10 Hari, 20 Stan Pelaku Wisata Ikut Meramaikan
Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal meninjau stan pada pembukaan Pariwisata Fest 2026 di Mal Lembuswana, Samarinda.

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pariwisata Fest 2026 di Mal Lembuswana, Samarinda, selama 10 hari mulai 25 September hingga 4 Oktober 2026. Pameran bertajuk mini expo ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Pariwisata Dunia sekaligus mempertemukan pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata di Benua Etam. Kapasitas stan dibatasi hanya 20 unit yang diisi asosiasi travel, perhotelan, pengelola objek wisata, hingga pelaku kuliner dan kriya.

SAMARINDA — Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal menyebut festival sengaja digelar dalam format pameran sepuluh hari agar perayaan Hari Pariwisata Dunia bisa sekaligus menjadi ajang transaksi dan jejaring antarpelaku usaha wisata. Penyelenggaraan dipusatkan di pusat perbelanjaan, bukan di gedung konvensi, supaya pengunjung mal bisa langsung menyambangi stan tanpa perlu registrasi khusus.

"Sengaja kami gelar mini expo selama 10 hari untuk merayakan Hari Pariwisata Dunia di Mal Lembuswana Samarinda. Kapasitasnya terbatas hanya 20 stan dari pelaku pariwisata di Kaltim," kata Faisal di Samarinda, Jumat.

Siapa Saja yang Mengisi 20 Stan Pariwisata Fest 2026

Stan pameran diisi berbagai sektor, mulai dari asosiasi travel, perhotelan, pengelola objek wisata, pelaku kuliner, perajin kriya, sampai unsur pemerintahan. Sejumlah mitra yang terlibat di antaranya Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

Asosiasi Perusahaan Menjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO), Samarinda Theme Park, Rumah Ulin Arya, Hesandra, dan Ecologico Café turut meramaikan pameran. Dari unsur pemerintah, hadir Dispar Kaltim, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Tim Percepatan Pengembangan Maratua.

"Mitra swasta seperti RS Hermina dan Kaltim Energy juga ikut berpartisipasi," ujar Faisal.

Lomba Storytelling hingga Fashion Show Meriahkan Rangkaian Acara

Selain pameran, Pariwisata Fest 2026 menyajikan sejumlah kompetisi seperti lomba storytelling pariwisata tingkat pelajar dan mahasiswa, lomba tari, serta peragaan busana. Peserta lomba storytelling diminta membawakan cerita tentang salah satu objek wisata di Kaltim.

"Kita akan menyaksikan mereka bercerita tentang salah satu objek wisata di Kaltim. Ada lomba tari, fashion show dan kompetisi lainnya," ujar mantan Kepala Diskominfo Kaltim tersebut.

Workshop Masakan Khas Kaltim sampai Talkshow Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Rangkaian festival juga mencakup lokakarya masakan khas Kaltim, gelar wicara Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, dan bincang objek pariwisata unggulan. Ada pula lokakarya drumben, lokakarya pembuat konten, seminar kesehatan, hingga aktivitas kebugaran seperti Zumba dan Poundfit.

Kombinasi kegiatan itu menyasar pengunjung dari berbagai usia, dari pelajar yang ikut lomba hingga keluarga yang datang berbelanja di mal. Faisal mengajak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk mengenal lebih dekat potensi pariwisata Kaltim sekaligus menikmati hiburan edukatif selama festival berlangsung.

Follow halobontang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks