Sepatu Roda Debut di Porprov Kaltim 2026, 84 Atlet dari 6 Kabupaten/Kota Berlaga di Paser

Penulis: Endra Sanjaya  •  Rabu, 04 November 2026 | 14:16:01 WIB
Atlet sepatu roda berlaga pada debut cabang tersebut di Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.

PASER — Kompetisi sepatu roda memulai rangkaian pertandingan Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Debut cabor tersebut berlangsung bersamaan dengan skateboard, dan menjadi penanda pertama kalinya sepatu roda masuk dalam sejarah penyelenggaraan Porprov Kaltim.

Dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur, enam daerah mengirim atlet sepatu roda dengan total 84 peserta. Empat daerah lain, yakni Penajam Paser Utara (PPU), Bontang, Mahakam Ulu (Mahulu), dan Berau, belum mengirimkan perwakilan.

Dua Divisi Dipertandingkan: Speed dan Freestyle

Pertandingan sepatu roda di Porprov VIII Kaltim 2026 dibagi ke dalam dua divisi, yaitu speed dan freestyle. Pembagian itu disampaikan Bupati Paser Fahmi Fadli melalui sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Inayatullah.

Inayatullah menyampaikan kebanggaan Pemkab Paser atas kepercayaan sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga dalam Porprov kali ini. Ia meminta para atlet tampil lepas dan menunjukkan hasil latihan.

"Kepada seluruh atlet agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan percaya diri, serta menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan melalui latihan dan kerja keras," kata Inayatullah.

Sportivitas Jadi Pesan Utama di Arena

Kemenangan bukan satu-satunya tujuan yang ditekankan panitia dan pemerintah daerah. Sportivitas disebut sebagai nilai yang harus tetap dijunjung seluruh atlet selama pertandingan berlangsung.

Pemkab Paser juga mengajak kontingen dari berbagai daerah mengenal potensi wisata setempat. Sejumlah destinasi diperkenalkan, antara lain Gunung Boga atau Bukit Embun serta wisata Keraton di Desa Belengkong. Peserta diharapkan mencicipi kuliner khas Paser selama mengikuti rangkaian Porprov.

Perserosi Kaltim Incar Bibit Atlet untuk Kejurnas dan PON

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kalimantan Timur, Anton, menyebut Porprov bukan sekadar agenda empat tahunan. Menurutnya, ajang itu menjadi puncak perjuangan, kedisiplinan, dan latihan keras atlet di daerah masing-masing.

Anton menegaskan cabor sepatu roda Kaltim sudah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Karena itu, Porprov VIII diharapkan menjadi pintu menjaring atlet potensial yang bisa memperkuat Kaltim di kompetisi berikutnya.

"Melalui Porprov VIII Kaltim 2026, diharapkan dapat lahir atlet-atlet potensial yang mampu melanjutkan prestasi tersebut pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang," ujarnya.

Ia juga berpesan agar seluruh atlet menampilkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Keikutsertaan sepatu roda di Porprov VIII Kaltim 2026 dinilai sebagai langkah penting pembinaan atlet sekaligus memperluas perkembangan olahraga tersebut di kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: beritakaltim.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top