KUTAI KARTANEGARA — Kepastian jadwal MTQH ke-46 Kaltim disampaikan dalam pembukaan Ekspose Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis XLVI di Pendopo Odah Etam, Kabupaten Kukar, Selasa (3/11/2026). Para kafilah dari kabupaten dan kota se-Kaltim dijadwalkan tiba pada 2 Desember 2026 dan kembali ke daerah masing-masing pada 12 Desember 2026. Acara puncak MTQH sendiri dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2026.
Sekda Kaltim Sri Wahyuni mengatakan jamuan dari pihak kesultanan menjadi bentuk penghormatan bagi para pimpinan kafilah. Lewat agenda itu, para pimpinan kafilah bisa bersilaturahmi langsung dengan Sultan Kutai Kartanegara.
"Ini mungkin untuk pertama kalinya MTQ di Kukar, di mana Sultan secara khusus menjamu pimpinan kafilah," ujarnya saat pembukaan ekspose.
Jamuan tersebut dirangkaikan dengan pawai taaruf. Dalam rangkaian itu, para pimpinan kafilah berkesempatan melihat langsung suasana di dalam Kedaton atau Istana Kesultanan Kutai Kartanegara.
Sri Wahyuni menyebut tidak semua orang punya kesempatan melihat suasana di dalam Kedaton. Momentum MTQH kali ini diharapkan menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta dan pimpinan kafilah.
"Kita berharap para pimpinan kafilah, mungkin juga para kepala daerah, bisa hadir dalam pawai taaruf. Sekaligus nanti ada jamuan dari Kesultanan. Dari provinsi juga akan membuatkan undangan khusus," jelasnya.
Undangan khusus dari pemerintah provinsi disiapkan agar para kepala daerah turut hadir dalam rangkaian pawai taaruf dan jamuan kesultanan.
Pada kesempatan yang sama, Sri Wahyuni menyampaikan apresiasi atas dukungan Sultan Kutai Kartanegara dan Pemerintah Kabupaten Kukar dalam mempersiapkan penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Kaltim. Dukungan itu mencakup penyiapan venue hingga rangkaian acara kesultanan.
MTQH ke-46 menjadi ajang bergengsi bagi kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Selain lomba tilawah dan hadis, rangkaian acara tahun ini diperkaya dengan dimensi budaya dan sejarah lokal melalui keterlibatan Kesultanan Kutai Kartanegara.