TENGGARONG — Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jalan Jelawat membahas perkembangan setiap bidang kepanitiaan, penentuan lokasi perlombaan, hingga alternatif tempat kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sekda Kukar Sunggono memimpin langsung forum tersebut.
Menurut Sunggono, rapat digelar untuk mendengarkan laporan dari seluruh ketua bidang mengenai perkembangan persiapan. Forum ini juga menjadi ruang untuk meninjau keputusan sebelumnya berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi terbaru di lapangan.
"Kita mendengarkan laporan dari seluruh bidang terkait progres persiapan," ujar Sunggono.
Salah satu agenda yang dibahas ialah penempatan kegiatan UMKM. Lokasi yang semula direncanakan di samping Kantor Bupati Kukar kini memiliki alternatif di kawasan Arbizz Space.
Area tersebut dinilai dapat menampung pelaku UMKM yang akan berpartisipasi dalam kegiatan MTQ. Panitia belum menetapkan pilihan final karena masih menimbang daya tampung dan kesiapan lokasi.
Panitia juga meninjau rencana penggunaan lantai tiga gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai tempat perlombaan. Namun, ruangan itu berpotensi digunakan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Desember mendatang.
Kondisi tersebut membuat panitia perlu mencari kepastian sebelum menetapkan lokasi lomba. Sunggono menyebut perubahan rencana harus dibahas bersama agar keputusan panitia tetap sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan.
"Setiap perkembangan harus kami sesuaikan dengan kondisi terbaru," katanya.
Secara konseptual, persiapan MTQ telah mencapai lebih dari 80 persen. Setelah evaluasi internal, panitia akan mempresentasikan perkembangan persiapan kepada panitia tingkat provinsi.
Laporan resmi juga akan disampaikan kepada Bupati Kukar dengan melibatkan unsur kepanitiaan terkait. Penyampaian laporan itu menjadi dasar bagi panitia untuk mematangkan kebutuhan teknis sebelum pelaksanaan.
Kesiapan kontingen Kukar turut menjadi perhatian dalam rapat. Kukar dipastikan mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, meskipun jumlah peserta masih dalam proses penghitungan.
Pendaftaran nantinya dilakukan secara daring dan dilanjutkan dengan daftar ulang secara langsung.
"Kontingen Kukar kita pastikan akan mengikuti seluruh cabang lomba," ungkapnya.
Panitia telah mengidentifikasi sejumlah pilihan akomodasi berupa hotel, guest house, dan penginapan lain di Tenggarong serta sekitarnya. Berdasarkan estimasi sementara, hampir 1.200 orang peserta diperkirakan mengikuti rangkaian MTQ ini.
Sunggono berharap seluruh hasil evaluasi dapat menjadi dasar bagi panitia untuk mematangkan kebutuhan teknis sebelum pelaksanaan kegiatan.
"Kita maunya semua bidang memiliki persepsi yang sama agar pelaksanaan berjalan sesuai harapan," tutupnya.