KALIMANTAN TIMUR — Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membenarkan Simon Grayson tidak lagi berada di staf kepelatihan skuad Garuda. Eks pelatih Leeds United itu menjadi salah satu nama yang terkena rotasi dalam struktur tim kepelatihan yang dipimpin Herdman.
Rotasi tersebut diutarakan Herdman saat menjawab pertanyaan soal sosok Simon Grayson yang tak terlihat mendampingi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut Herdman, perputaran staf kepelatihan merupakan hal yang biasa ia lakukan selama menangani Timnas Indonesia.
"Ya, Simon [Grayson] adalah pelatih yang terikat kontrak dengan Indonesia dan saya biasa melakukan rotasi para pelatih," kata Herdman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/10).
"Anda lihat kami pernah bekerja dengan Rob Sherman, ada juga Nova [Arianto] yang datang dalam periode waktu tertentu. Jadi, ya, saya baru merotasi pelatih. Dia [Simon Grayson] adalah pelatih yang dirotasi," ujarnya menambahkan.
Grayson menjadi perbincangan warganet karena absen dari bangku cadangan Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Padahal, pelatih berusia 56 tahun itu baru bergabung dengan skuad Garuda pada Maret 2026.
Dalam unggahan di akun media sosialnya, Grayson terlihat sudah kembali ke Inggris. Ia menjalani sejumlah aktivitas seperti wawancara dan bermain dart.
Nama Grayson juga tidak tercantum dalam daftar staf pelatih di lembaran susunan pemain FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam dokumen tersebut, asisten Herdman hanya diisi dua nama, yakni Elliott Dickman dan Steven Vitoria.
Trio Herdman, Dickman, dan Vitoria berjibaku memberi arahan kepada pemain selama turnamen berlangsung. Herdman memegang instruksi untuk lini tengah dan serangan.
Dickman bertanggung jawab menyusun skema bola mati. Sementara Vitoria mengurus barisan pertahanan Timnas Indonesia.
Rotasi yang dilakukan Herdman menegaskan bahwa komposisi staf kepelatihannya bersifat dinamis. Keputusan ini diambil di tengah persiapan skuad Garuda menghadapi rangkaian laga di FIFA ASEAN Cup 2026.