KALIMANTAN TIMUR — Beijing Hyundai resmi meluncurkan Ioniq V, mobil listrik yang dijual mulai dari Rp 200 jutaan di pasar China. Peluncuran ini menandai langkah agresif perusahaan patungan Hyundai Motor tersebut di segmen EV murah, kelas yang persaingannya makin ketat di Tiongkok.
Hyundai punya beberapa nama besar di jajaran mobil listriknya. Ioniq 5 dan Ioniq 6 sudah lebih dulu dikenal sebagai model global, sementara Ioniq V hadir dengan penamaan berbeda untuk pasar China.
Penamaan "V" alih-alih angka memberi sinyal bahwa model ini dikembangkan khusus untuk pasar lokal. Beijing Hyundai memang punya sejarah panjang merancang model yang disesuaikan dengan preferensi konsumen Tiongkok.
Bandrol mulai Rp 200 jutaan menempatkan Ioniq V berhadapan langsung dengan pemain lokal dan global yang sudah lebih dulu menguasai segmen ini. Pasar EV China dikenal sebagai medan tempur harga paling sengit di dunia.
Beijing Hyundai belum mengungkap spesifikasi lengkap seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, atau daya motor. Informasi yang tersedia baru sebatas harga pembuka dan status peluncurannya.
Hyundai sudah punya pabrik di Indonesia dan aktif menjual model listrik seperti Ioniq 5. Namun belum ada indikasi bahwa Ioniq V akan menyusul.
Jika model ini masuk, harganya kemungkinan berbeda karena faktor pajak, subsidi, dan biaya distribusi. Pembaca yang menunggu EV murah Hyundai sebaiknya memantau pengumuman resmi lebih lanjut.