Bontang Juara Pickleball Antar Pengurus se-Kaltim, Balikpapan A Runner-up

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:16:31 WIB
Pengurus IPF Kota Balikpapan, H. Sofyan, S.E., M.Si., menyampaikan keterangan usai kejuaraan.

BALIKPAPAN — Kejuaraan Pickleball Antar Pengurus se-Kalimantan Timur mempertemukan perwakilan dari tujuh daerah, yakni Balikpapan, Kutai Timur, Bontang, Kutai Kartanegara, Paser, Penajam Paser Utara, dan Berau. Berbeda dengan pertandingan individu, kompetisi kali ini memakai format beregu yang menuntut kekuatan sekaligus kekompakan tim.

Setiap tim harus menjalani lima pertandingan yang terdiri dari dua ganda putra, satu ganda putri, serta dua ganda campuran. Format tersebut membuat kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting untuk meraih kemenangan.

Format Beregu, Kedalaman Skuad Jadi Penentu

Ketua IPF Kota Balikpapan, H. Sofyan, S.E., M.Si., menyebut kejuaraan tersebut memang dirancang khusus untuk para pengurus IPF dari berbagai daerah di Kaltim.

"Ini pertandingan khusus untuk pengurus IPF se-Kaltim," ujar Sofyan.

Menurutnya, kejuaraan bukan semata-mata mengejar hasil pertandingan. Ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para pengurus untuk merasakan atmosfer kompetisi secara langsung.

Selama ini, para pengurus lebih banyak menjalankan roda organisasi serta pembinaan pickleball di daerah masing-masing.

"Kejuaraan ini sekaligus menjadi panggung bagi para pengurus IPF untuk merasakan langsung atmosfer pertandingan. Selama ini mereka lebih banyak menjalankan roda organisasi dan pembinaan di daerah masing-masing," jelasnya.

Balikpapan Tuan Rumah, Momentum Uji Kekuatan Tim

Bagi Balikpapan, selain menjadi tuan rumah, kejuaraan tersebut menjadi momentum untuk menguji kekuatan tim sekaligus mempererat hubungan antar-pengurus IPF di Kaltim.

"Sejatinya kejuaraan ini sebagai ajang silaturahmi antar pengurus di Kaltim. Semoga berlangsung dengan sukses," pungkasnya.

Hasil akhir menempatkan Bontang di posisi teratas, disusul Balikpapan A sebagai runner-up, dan Paser di peringkat ketiga.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top