BRI Resmikan Rumah Indonesia di Nagoya untuk Kontingen Asian Games 2026

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:20:31 WIB
Peresmian Rumah Indonesia di Nagoya dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan BRI.

KALIMANTAN TIMUR — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meresmikan Rumah Indonesia di Nagoya, Jepang, Sabtu (19/9/2026), sebagai fasilitas pendukung kontingen Merah Putih di Asian Games Aichi–Nagoya 2026. Peresmian ini menandai keterlibatan BRI dalam penyediaan kebutuhan atlet sekaligus ruang berkumpul diaspora Indonesia selama pesta olahraga terbesar Asia itu berlangsung.

Paragraf pembuka: Peresmian Rumah Indonesia di Nagoya dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Chef de Mission Indonesia Todotua Padaribu, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, dan SEVP Institutional Business BRI Suyitno. Fasilitas ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan atlet, mulai dari tempat istirahat hingga pusat koordinasi tim selama kompetisi berlangsung.

Dukungan Penuh untuk Atlet Merah Putih

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa dukungan terhadap kontingen Indonesia merupakan wujud komitmen perseroan dalam memajukan olahraga nasional. Menurutnya, perjuangan para atlet tidak sekadar mengejar medali, tetapi juga membawa nama Indonesia di panggung internasional.

"BRI memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet Indonesia yang berjuang di Asian Games Aichi–Nagoya 2026. Kami berharap dukungan ini dapat turut mengobarkan semangat Merah Putih serta menambah motivasi para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik dan mempersembahkan prestasi bagi Indonesia," ujar Hery.

Hery menambahkan, nilai-nilai olahraga seperti disiplin, kerja keras, konsistensi, sportivitas, dan keberanian untuk terus meningkatkan kemampuan sejalan dengan semangat transformasi yang didorong BRI. Prinsip-prinsip itu dinilainya relevan tidak hanya di arena kompetisi, tetapi juga dalam dunia usaha dan pelayanan publik.

Rekam Jejak Dukungan BRI di Sektor Olahraga

Dukungan terhadap kontingen Indonesia di Asian Games Aichi–Nagoya 2026 melanjutkan kontribusi BRI terhadap perkembangan olahraga nasional. Konsistensi tersebut sebelumnya mendapat apresiasi dari Menpora Erick Thohir melalui penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 pada Jumat (11/9/2026).

Penghargaan itu menjadi penanda bahwa keterlibatan BRI di sektor olahraga tidak bersifat sesaat. Perseroan disebut memandang pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang kompetisi besar.

Rumah Indonesia sebagai Pusat Aktivitas Diaspora

Selain melayani kebutuhan atlet, Rumah Indonesia di Nagoya berfungsi sebagai tempat berkumpul masyarakat Indonesia selama Asian Games berlangsung. Fasilitas ini menjadi ruang bersama bagi diaspora, pelajar, pekerja migran, dan pendukung timnas yang berada di Jepang untuk menyaksikan pertandingan serta memberikan dukungan langsung.

Kehadiran rumah bersama semacam ini lazim menjadi titik temu komunitas Indonesia di negara tuan rumah ajang olahraga internasional. Fungsinya mencakup penyediaan informasi, logistik ringan, hingga ajang silaturahmi antarwarga.

Harapan terhadap Prestasi Kontingen

BRI berharap prestasi para atlet di berbagai ajang internasional dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap Indonesia. Hery menyatakan perseroan akan terus memberikan dukungan bagi kemajuan olahraga nasional.

"Kami percaya prestasi olahraga merupakan salah satu sarana yang mampu menyatukan masyarakat dan membangkitkan kebanggaan terhadap Indonesia. Karena itu, BRI akan terus memberikan dukungan bagi kemajuan olahraga nasional dan berharap seluruh atlet Indonesia dapat bertanding serta membawa pulang prestasi terbaik untuk Merah Putih," pungkas Hery.

Penutup: Langkah BRI menyambungkan diri dengan Asian Games Aichi–Nagoya 2026 memperlihatkan pola keterlibatan BUMN di sektor olahraga yang makin terstruktur, dari penghargaan industri hingga penyediaan fasilitas pendukung di luar negeri. Bagi kontingen Indonesia, keberadaan Rumah Indonesia di Nagoya setidaknya mengurangi beban logistik dan memberi ruang dukungan moral langsung dari komunitas di Jepang.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top