BALIKPAPAN — Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusum, mengapresiasi penetapan kota itu sebagai tuan rumah Porwada IV Kaltim 2026. Menurutnya, kehadiran peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim menjadi peluang mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari penginapan, kuliner, transportasi, hingga kunjungan ke destinasi wisata.
"Dengan adanya Balikpapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porwada ke-IV di Kaltim tahun 2026, kami apresiasi. Ini juga menjadi support tourism karena akan mendatangkan peserta dari seluruh kabupaten dan kota," kata Ratih saat ditemui awak media, Sabtu (3/10/2026).
Disparpora Balikpapan mulai berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait kebutuhan penyelenggaraan. Salah satu yang disiapkan adalah lokasi pertandingan yang akan memanfaatkan fasilitas olahraga milik pemerintah maupun sarana yang dikelola swasta.
"Sudah komunikasi beberapa venue yang harus disiapkan, terlebih juga perangkat pertandingan, baik fasilitas di pemerintahan maupun yang ada di swasta," ujarnya.
Selain venue dan perangkat pertandingan, koordinasi juga mencakup kedatangan peserta serta promosi kegiatan. Disparpora berharap masyarakat ikut menyaksikan pertandingan selama Porwada berlangsung.
Porwada IV Kaltim 2026 dijadwalkan diikuti sedikitnya 350 atlet yang mewakili sembilan perwakilan PWI kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Jumlah peserta sebesar itu membuat Balikpapan perlu menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari arena pertandingan hingga akomodasi.
Perwakilan PWI Balikpapan sebelumnya melakukan koordinasi dengan Disparpora Balikpapan untuk membahas persiapan kegiatan. Koordinasi itu mencakup pemetaan kebutuhan venue, perangkat pertandingan, dan dukungan promosi.
Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah dinilai berpotensi menghabiskan waktu di Balikpapan untuk menggunakan jasa penginapan, kuliner, dan transportasi. Peserta juga berpeluang mengunjungi sejumlah destinasi wisata di kota itu selama kegiatan berlangsung.
Bagi pelaku usaha lokal, gelaran ini menjadi kesempatan menambah pendapatan di luar periode libur. Disparpora berharap Porwada IV Kaltim 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi wartawan, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas pariwisata dan ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.