KALIMANTAN TIMUR — Timnas Indonesia memastikan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghancurkan Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10). Kemenangan yang ditandai quintrick Mitchell Baker itu langsung disambut selebrasi para pemain dengan melakukan panggilan video ke kapten Jay Idzes yang masih menjalani pemulihan cedera.
Selebrasi kelolosan skuad Garuda tidak berlangsung di lapangan saja. Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Rizky Ridho, dan Kevin Diks kompak menghubungi Jay Idzes lewat panggilan video dari ruang ganti. Idzes tampak gembira menyaksikan rekan-rekan setimnya bersorak di balik layar ponsel.
Momen tersebut dibagikan akun resmi Instagram Timnas Indonesia. Dalam unggahan itu, para pemain terlihat bergantian memegang ponsel agar Idzes bisa ikut merasakan euforia kelolosan.
"Laporan dulu ke kapten Jay Idzes," tulis Timnas Indonesia di Instagram.
Pemain yang tengah berkostum Venezia itu memang absen membela Indonesia di Grup A karena cedera. Meski demikian, posisinya sebagai kapten tetap diakui skuad.
Suasana ruang ganti semakin meriah dengan nyanyian para penggawa Garuda. Dua lagu yang terdengar dalam momen tersebut adalah Sweet Caroline yang dipopulerkan Neil Diamond pada 1969 dan Freed from Desire milik Gala (1997).
Perayaan itu wajar. Indonesia baru saja mengamankan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 lewat kemenangan besar atas Bangladesh pada laga penentuan juara Grup A.
Striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker, menjadi bintang kemenangan dengan lima gol sekaligus. Catatan itu menjadikannya pencetak quintrick pertama setelah Soetjipto Soentoro pada 1969.
Produktivitas gol menjadi kunci kelolosan Indonesia. Skuad asuhan pelatih ini mengumpulkan tujuh poin sama seperti Malaysia, tetapi unggul produktivitas gol 11-2 berbanding 9-0.
Di babak final, Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand. Laga puncak dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (5/10) pukul 19.30 WIB.
Duel melawan Thailand menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda. Kemenangan atas Bangladesh memberi modal kepercayaan diri, tetapi Thailand dikenal punya organisasi pertahanan rapat dan pengalaman di partai besar.
Bagi Jay Idzes, laga final menjadi target comeback ideal jika kondisi cederanya memungkinkan. Kehadirannya di lini belakang akan menambah soliditas Indonesia menghadapi tekanan Thailand.