KALIMANTAN TIMUR — Tim Mobile Legends Bang Bang Indonesia harus puas dengan medali perak setelah takluk 0-4 dari Myanmar di partai final Asian Games 2026, Kamis (1/10). Tambahan satu perak itu membuat kontingen Merah Putih mengoleksi 34 medali dan menempati peringkat ke-13 klasemen sementara.
Kekalahan empat gim langsung di partai puncak yang memakai format Best of Seven menjadi pil pahit bagi skuad MLBB Indonesia. Meski demikian, perak dari cabang esports tersebut tetap mengubah peta perolehan medali Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya.
Hingga pukul 16.31 WIB, kontingen Indonesia telah mengumpulkan lima emas, delapan perak, dan 21 perunggu. Total 34 medali itu menempatkan Indonesia di posisi ke-13, terpaut dua tangga dari Malaysia yang berada di peringkat ke-11 dengan 6 emas, 5 perak, dan 13 perunggu.
Thailand belum tergeser sebagai wakil ASEAN dengan capaian terbaik. Kontingen Negeri Gajah Putih bertengger di peringkat kelima dengan koleksi 12 emas, 11 perak, dan 15 perunggu atau total 38 medali.
China masih menguasai puncak klasemen dengan 152 emas, 71 perak, dan 62 perunggu. Jepang menyusul di posisi kedua dengan 55 emas, 77 perak, dan 78 perunggu, sementara Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 30 emas, 30 perak, dan 51 perunggu.
Kontingen Indonesia belum kehabisan peluang untuk menambah perolehan medali. Ganda putra voli pantai Sofyan Rachman Efendi/Bintang Akbar telah melangkah ke final dan tinggal selangkah lagi menyumbang medali.
Cabor panjat tebing melalui nomor speed putra juga masih akan bertanding. Dua sektor itu menjadi harapan Indonesia untuk memperbaiki posisi di klasemen menjelang penutupan Asian Games 2026.