Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu Lanjut, Bukti Segera Diajukan

Penulis: Aditya Nugraha  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51:31 WIB
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan perkembangan sidang hak asuh anak di Jakarta Selatan.

KALIMANTAN TIMUR — Sidang hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali bergulir dengan agenda duplik dan replik. Kuasa hukum Ruben menyatakan pihaknya telah menerima jawaban dari Sarwendah melalui e-Court dan bersiap masuk ke tahap penyerahan bukti.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan perkembangan terbaru dari persidangan kliennya. Pihaknya mengaku sudah menerima dokumen jawaban yang diajukan pihak Sarwendah.

Agenda Duplik dan Replik Sudah Rampung

Minola menjelaskan bahwa agenda sidang saat itu adalah duplik dalam konvensi dan replik dalam rekonvensi dari pihak Sarwendah. Kedua dokumen tersebut telah diterima dan diverifikasi melalui sistem e-Court.

"Hari ini agendanya kan duplik dalam konvensi dan replik dalam rekonvensi dari pihak S. Dan kita sudah menerima di e-Court verifikasi dari duplik mereka dan juga replik rekonvensi mereka," ujar Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Tahap Berikutnya: Tanggapan Balasan dan Penyerahan Bukti

Setelah duplik dan replik selesai, agenda sidang akan beralih ke tahap tanggapan balasan. Pada tahap ini, kedua pihak diberi kesempatan untuk menanggapi dalil yang diajukan lawan.

Ruben Onsu melalui tim kuasa hukumnya menyatakan siap mengajukan bukti-bukti pendukung. Bukti tersebut akan diserahkan pada persidangan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan majelis hakim.

Proses Hukum Berjalan Secara Elektronik

Persidangan hak asuh anak ini berlangsung melalui e-Court, sistem peradilan elektronik yang memungkinkan para pihak mengirim dan menerima dokumen secara digital. Sistem ini mempercepat proses verifikasi dokumen tanpa harus hadir fisik di ruang sidang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pasti sidang berikutnya. Kedua belah pihak masih diwakili tim kuasa hukum masing-masing dalam setiap agenda persidangan.

Bagi orang tua yang tengah menghadapi situasi serupa, proses hukum hak asuh anak memang panjang dan melelahkan. Namun memastikan setiap dokumen dan bukti tersusun rapi sejak awal akan sangat membantu kelancaran persidangan.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: lifestyle.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top