KALIMANTAN TIMUR — JK Media resmi memproduksi dua microdrama orisinal pertama untuk platform ViXMicrO milik TelevisaUnivision, seluruhnya digarap di Los Angeles. Kedua judul berbahasa Spanyol itu, "Trapped with the Enemy" dan "Threatened Infidelity", masing-masing terdiri dari 60 episode berdurasi 90 detik dan dijadwalkan tayang Oktober tahun ini. Serial vertikal ini akan tersedia untuk penonton di Meksiko dan Amerika Serikat.
Dua judul yang digarap JK Media adalah "Trapped with the Enemy" ("Encerrada con el enemigo") dan "Threatened Infidelity" ("Infidelidad amenazada"). Keduanya diproduseri eksekutif oleh pendiri sekaligus CEO JK Media Group, Sebastian Jimenez, bersama Flavio Morales yang sebelumnya menjadi produser eksekutif serial global HBO Max "Like Water for Chocolate".
Posisi penulis naskah dipercayakan kepada Sergio Jablon, yang dikenal lewat "Súbete a mi moto". Jimenez menyebut tim yang terlibat sudah disiapkan matang, baik di depan maupun di belakang kamera.
ViXMicrO diluncurkan tahun lalu sebagai rumah bagi serial pendek berskenario yang dirancang untuk tontonan vertikal di ponsel. Format ini pertama kali berkembang di China dan kini jadi salah satu segmen yang paling cepat tumbuh di industri hiburan digital.
Data perusahaan riset Omdia mencatat format microdrama menghasilkan pendapatan global 11 miliar dolar AS sepanjang tahun lalu. Angka itu diproyeksikan naik menjadi 14 miliar dolar AS pada akhir 2026, dengan Amerika Latin muncul sebagai pasar utama.
Penonton muda menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Sejumlah politisi bahkan mulai melirik format serupa untuk mendongkrak suara pemilih muda, termasuk kandidat wali kota Los Angeles, Nithya Raman.
Serial ini digambarkan sebagai thriller romantis yang berjalan dalam waktu nyata di satu lokasi tunggal. Ketegangan dibangun tanpa jeda, sementara hasrat menyusup lewat celah-celah rasa takut.
Kisahnya mengikuti Clara yang mengira mimpi buruknya berakhir setelah mantan kekasihnya yang abusive, Hugo, dipenjara. Hugo kabur dan menunggunya di parkiran kantor sepulang kerja. Mobilnya dirusak, sinyal ponsel hilang, dan seorang penjaga keamanan ditemukan tewas di dekatnya.
Situasi berubah ketika Leo muncul. Pria misterius yang mirip Hugo itu bisa jadi penyelamat, bisa juga ancaman berikutnya. Liliana Arriaga, dikenal lewat "La Chupitos", tampil sebagai penampilan spesial di serial ini.
Judul kedua disebut sebagai komedi romantis dengan gigi, di mana perselingkuhan menjadi pintu masuk ke thriller berliku penuh keterikatan, pengkhianatan, dan hasrat. Tak ada tokoh yang benar-benar polos, meski sebagian jauh lebih bersalah dari yang lain.
Ceritanya berpusat pada Daniela yang pulang ke rumah dan mendapati suaminya, Mario, berselingkuh dengan tetangga mereka yang juga instruktur yoga, Valentina. Sebuah jam yang terlupakan membongkar rahasia itu, dan Daniela menemukan sekutu tak terduga pada Carlos, tetangga baru yang tampan.
Namun perselingkuhan Valentina ternyata bagian dari rencana yang lebih gelap. Ia menginginkan gedung yang dirancang ayah Daniela dan siap menyingkirkan siapa pun yang menghalangi. Fernanda Romero, yang pernah tampil di "The Eye" dan "The Burning Plain", membintangi kedua microdrama. Suanny Serpas dan komedian Concrete turut tampil di "Threatened Infidelity".
JK Media memang bukan pemain baru di pasar serial dan film berbahasa Spanyol maupun Inggris. Perusahaan ini baru saja meluncurkan "Ninel Conde: Sin Filtro" bersama ViX dan memproduksi siaran langsung pay-per-view "Gloria Trevi: Live" dari BMO Stadium yang disalurkan lewat VEEPS.
Sejumlah judul mereka juga sudah meraih penghargaan, termasuk "Chiquis Sin Filtro", "La Trevi Sin Filtro", "Chiquis' Foodie on the Go", dan "Larrymania" yang dibintangi Larry Hernández. JK Media berencana memproduksi lebih banyak acara PPV di berbagai negara, dengan agenda mendatang di Meksiko, Kolombia, dan Argentina.
Masuknya JK Media ke format microdrama menandai pergeseran strategi produser besar ke konten pendek vertikal. Format ini diprediksi jadi medan pertempuran baru platform streaming di Amerika Latin dan pasar Hispanik AS sepanjang tahun ini.