KALIMANTAN TIMUR — PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengomersialkan kereta wisata Nusantara Explorer mulai 28 September 2026. Kereta ini memadukan wisata alam, local hospitality, dan kebudayaan Indonesia dalam satu perjalanan, dengan kapasitas hingga 112 penumpang saat dirangkaikan dua kereta panoramic. Peluncuran ini menjadi penanda baru bagi wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan kereta bernuansa heritage.
Nusantara Explorer merupakan hasil modifikasi interior kereta Luxury Sleeper yang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Proyek ini melalui sejumlah tahapan penyempurnaan setelah menerima berbagai masukan, termasuk saat kereta tersebut sebelumnya digunakan oleh Presiden Republik Indonesia.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, kapasitas kereta ini mencapai 36 penumpang bila dioperasikan tanpa tambahan kereta panoramic. Angka itu naik menjadi 112 penumpang apabila dirangkaikan dengan dua kereta panoramic.
Kereta ini dilengkapi sejumlah ruang layanan dengan karakter berbeda. Mulai dari Signature Class, Advance Class, Compact Class, Lounge, Grand Restaurant, hingga Kitchen & Crew.
Dalam konfigurasi trainset Nusantara Explorer, tersedia kapasitas 91 pelanggan. Rinciannya, 36 pelanggan di ruang kamar serta 55 pelanggan di area Lounge dan Grand Restaurant.
Bobby menyebut Nusantara Explorer dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang memadukan unsur hospitality, kekayaan sejarah dan budaya Indonesia, serta keindahan alam sepanjang perjalanan.
"Kami menghadirkan hospitality, heritage-nya Indonesia, alam Indonesia yang indah, bangunan-bangunan heritage di stasiun-stasiun kami," ujar Bobby.
Konsep ini menempatkan stasiun sebagai bagian dari pengalaman wisata, bukan sekadar titik naik dan turun penumpang. Bangunan heritage di sejumlah stasiun menjadi latar yang menyertai perjalanan.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi capaian kinerja PT KAI. Politikus Gerindra itu mendorong peningkatan kinerja diikuti penguatan kualitas pelayanan, keandalan operasional, efisiensi, serta kepuasan masyarakat pengguna jasa perkeretaapian.
"Kedepannya, PT KAI harus terus memperkuat aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta menyediakan layanan transportasi publik yang terjangkau, aman, dan nyaman," ujar Andre dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT KAI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Bobby memastikan peluncuran komersial Nusantara Explorer berlangsung pada 28 September 2026. Tanggal tersebut menjadi penanda mulai dibukanya layanan ini untuk masyarakat umum.
"Pada tanggal 28 September kita akan luncurkan secara komersial kereta Nusantara Explorer," kata Bobby.
Informasi terkait tarif, rute perjalanan, dan cara pemesanan tiket belum disebutkan dalam rapat tersebut. Calon penumpang disarankan mengonfirmasi langsung ke kanal resmi PT KAI atau dinas pariwisata setempat untuk detail terbaru.
Kehadiran Nusantara Explorer menambah pilihan perjalanan wisata berbasis kereta di Indonesia. Konsepnya menyasar penumpang yang ingin menikmati lanskap dan bangunan bersejarah tanpa harus mengendarai kendaraan sendiri.
Bagi traveler yang merencanakan perjalanan keluarga atau solo, kereta ini bisa menjadi alternatif moda yang sekaligus berfungsi sebagai atraksi. Durasi ideal kunjungan menyesuaikan rute yang nantinya diumumkan PT KAI, sehingga wisatawan sebaiknya memantau jadwal resmi sebelum menyusun itinerary.