KALIMANTAN TIMUR — Kiper Ajax Maarten Paes menegaskan ambisinya memenangkan trofi Piala ASEAN FIFA 2026 bersama Timnas Indonesia. Penjaga gawang keturunan Belanda-Indonesia itu menyebut gelar di hadapan pendukung sendiri sebagai target utama sebelum skuad asuhan John Herdman bertolak ke Piala Asia AFC.
Maarten Paes mengungkapkan ambisi besarnya jelang Divisi 1 Piala ASEAN FIFA 2026. Indonesia didapuk sebagai tuan rumah turnamen regional tersebut, dengan laga fase grup menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Bagi Paes, kesempatan mengangkat trofi di hadapan publik sendiri menjadi motivasi tersendiri. Kiper yang kini memperkuat Ajax itu menyebut dukungan suporter Indonesia selama beberapa tahun terakhir sebagai alasan kuat untuk membalasnya dengan gelar.
Karier panjang Paes di Eredivisie dan MLS telah membentuk pola pikir matang, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pada tahap kariernya saat ini, kejayaan kolektif untuk klub dan negara dinilai jauh lebih utama daripada ego pribadi.
Dalam wawancara dengan FIFA, Paes menuturkan bahwa setiap hal yang terjadi dalam kariernya punya alasan tersendiri. "Segala sesuatu yang terjadi dalam karier saya terjadi karena suatu alasan. Saya telah banyak berkembang dan menjadi jauh lebih matang karenanya," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa prioritasnya kini sepenuhnya berpusat pada kebutuhan tim. "Ego saya tidak lagi terlalu penting. Saya hanya ingin berkontribusi semaksimal mungkin untuk tim. Tujuan utama saya adalah menang, baik bersama tim nasional maupun di level klub," lanjut Paes.
Di level internasional, Paes menjalani persaingan ketat namun harmonis dengan Emil Audero untuk memperebutkan posisi utama di bawah pelatih kepala John Herdman. Lingkungan elite Johan Cruyff Arena turut mengasah mentalitas juara Paes melalui kerja sehari-hari bersama kiper internasional Jerman, Marc-Andre ter Stegen.
Menurut Paes, persaingan ketat justru menjadi pendorong untuk tampil versi terbaik. "Semakin bagus persaingan yang Anda hadapi, semakin besar dorongannya untuk membuat Anda menjadi versi terbaik dari diri sendiri," katanya.
Ia menegaskan rivalitas pribadi tidak akan mengalahkan kepentingan tim nasional. "Semakin tua saya, semakin penting bagi saya agar Garuda menang, bukan saya atau Emil," tambah Paes.
Paes menargetkan trofi Piala ASEAN FIFA 2026 sebagai fondasi menuju Piala Asia AFC pada Januari. Turnamen ini juga memberi Herdman kesempatan krusial mematangkan cetak biru taktiknya sebelum bertolak ke Arab Saudi.
Kiper kelahiran Belanda itu menilai turnamen regional ini membawa dampak positif bagi sepak bola Asia Tenggara secara keseluruhan. "Ini adalah perkembangan yang positif, bukan hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk setiap negara peserta. Ini akan meningkatkan level sepak bola Asia Tenggara," ujar Paes.
Soal target pribadinya, Paes tidak menyembunyikan keinginan mengangkat gelar di hadapan suporter sendiri. "Bagi saya, tujuannya adalah memenangkan trofi. Saya ingin sekali mengangkat gelar di depan para pendukung kami sendiri dan membalas semua dukungan yang telah mereka berikan kepada kami selama beberapa tahun terakhir," tegasnya.
Paes menutup dengan menegaskan bahwa Piala ASEAN hanyalah langkah awal. "Tujuan pertama adalah memenangkan trofi di sini dan membangun perasaan yang sangat positif untuk menyambut Piala Asia," pungkasnya.