Askot PSSI Balikpapan Gelar Kursus Lisensi D, 30 Peserta Ikut Termasuk Pemain Aktif PSIS Semarang dan Persiba

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 00:05:22 WIB
Peserta kursus Lisensi D Askot PSSI Balikpapan mengikuti pelatihan kepelatihan dasar sepak bola.

BALIKPAPAN — Askot PSSI Balikpapan menggelar kursus kepelatihan Lisensi D yang diikuti oleh 30 peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh pemain aktif dari dua klub sepak bola profesional, yakni PSIS Semarang dan Persiba Balikpapan.

Kursus Lisensi D merupakan program dasar kepelatihan yang diselenggarakan oleh PSSI. Tujuannya untuk mencetak pelatih-pelatih muda yang memiliki kompetensi standar nasional, mulai dari teknik dasar sepak bola hingga pembinaan usia dini.

Peserta dari PSIS Semarang dan Persiba Ikut Serta

Dari 30 peserta yang terdaftar, beberapa di antaranya merupakan pemain aktif yang masih berlaga di kompetisi resmi. Nama-nama dari PSIS Semarang dan Persiba Balikpapan disebut ikut dalam kursus ini untuk memperdalam ilmu kepelatihan di sela karier bermain mereka.

Keikutsertaan pemain aktif dalam kursus Lisensi D dinilai sebagai langkah strategis. Mereka tidak hanya mengasah kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga mempersiapkan transisi karier ke dunia kepelatihan setelah pensiun nanti.

Proses Sertifikasi: Tahapan dan Materi yang Diajarkan

Kursus Lisensi D berlangsung selama beberapa hari dengan materi yang mencakup teori dan praktik. Peserta mendapatkan pelatihan tentang metode melatih dasar, psikologi pemain muda, hingga penyusunan program latihan mingguan.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian, peserta akan mengikuti ujian. Kelulusan sertifikat Lisensi D menjadi syarat awal bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang Lisensi C dan seterusnya.

Dampak bagi Sepak Bola di Balikpapan dan Kaltim

Kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat kualitas pembinaan usia dini di Kalimantan Timur. Dengan bertambahnya jumlah pelatih bersertifikat, klub-klub lokal seperti Persiba dan sekolah sepak bola (SSB) di Balikpapan bisa mendapatkan tenaga pembina yang lebih terstandar.

Askot PSSI Balikpapan menyebut bahwa antusiasme peserta cukup tinggi. Mereka menargetkan kursus serupa bisa digelar secara berkala untuk memenuhi kebutuhan pelatih di daerah.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top