SAMARINDA — Langkah konkret menuju pembangunan venue sepeda kelas dunia di IKN mulai dipetakan. Dalam pertemuan dengan Kepala Otorita IKN, Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono, delegasi PP. ICF yang dipimpin Sekretaris Jenderal Jadi Rajagukguk mengajukan sejumlah usulan fasilitas.
Setidaknya ada tiga jenis infrastruktur yang masuk dalam rencana awal. Pertama, BMX Racing Venue berstandar internasional. Kedua, BMX Freestyle Arena. Ketiga, Mountain Bike (MTB) Track.
“Jika pembangunan ini dapat direalisasikan pada tahun mendatang, IKN memiliki potensi raksasa untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sekjen PP. ICF, Jadi Rajagukguk.
PP. ICF tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik. Dengan infrastruktur yang mumpuni, mereka telah menyiapkan sederet event akbar yang bakal digelar di IKN. Kalimantan Timur dinilai strategis untuk menjadi pusat pengembangan olahraga sepeda sekaligus destinasi sport tourism unggulan di Asia Tenggara.
Proyek ini dirancang untuk mendongkrak sektor non-olahraga. Kehadiran pusat pelatihan dan venue berstandar dunia diyakini membawa efek domino yang luas. Selain mencetak atlet muda potensial, pembangunan ini diharapkan memperkuat citra IKN sebagai pusat olahraga dan destinasi wisata internasional.
Dari sisi ekonomi, kunjungan wisatawan dan delegasi internasional diproyeksikan mendorong pertumbuhan lokal. Investasi daerah di sektor pariwisata, akomodasi, dan infrastruktur pendukung juga diyakini mengalir. Masyarakat sekitar pun bakal terlibat dalam ekosistem industri olahraga dan ekonomi kreatif.
Melalui kolaborasi antara pengurus pusat, pengurus daerah, dan pemerintah, IKN Nusantara kini bersiap mengayuh pedal lebih kencang menuju panggung olahraga dunia.