Xpeng GX Diluncurkan 20 Mei 2026, SUV Flagship dengan AI Autonomous Level 4 dan Harga Rp1 Miliaran

Penulis: Aditya Nugraha  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37:25 WIB
Xpeng GX resmi diluncurkan pada 20 Mei 2026 dengan teknologi AI autonomous level 4.

KALIMANTAN TIMUR — Pengumuman dilakukan melalui media sosial perusahaan, meski belum sepenuhnya melalui seluruh kanal resmi Xpeng. Antusiasme pasar Tiongkok terhadap model ini sudah terlihat dari tingginya minat pre-order dalam dua pekan pertama, menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap visi Xpeng membawa teknologi otonomous ke segmen luxury SUV.

Tiga Chip AI Turing dan Sistem Berkendara Otonom Level 4

Kecanggihan Xpeng GX terletak pada arsitektur AI-nya. Mobil ini dibekali tiga chip AI Turing hasil pengembangan internal, mampu memproses data dengan kecepatan dan kompleksitas tinggi secara real-time. Dengan dukungan autonomous driving hingga level 4, Xpeng GX dapat berjalan sendiri dalam situasi tertentu tanpa memerlukan kontrol penuh dari pengemudi — fitur yang masih jarang ditemukan dalam segmen kendaraan listrik mainstream.

Interaksi antara pengemudi dan kendaraan difasilitasi oleh teknologi Vision-Language-Action (VLA) berbasis AI, yang memungkinkan mobil memahami perintah verbal dan visual dengan responsif dan natural. Pendekatan ini bukan sekadar kemampuan autopilot, tetapi evolusi menuju kendaraan yang lebih "memahami" konteks berkendara.

Platform SEPA 3.0: Fondasi Efisiensi dan Scalability

Xpeng GX dibangun di atas Smart Electric Platform Architecture (SEPA) 3.0, platform terbaru hasil iterasi teknologi Xpeng. Platform ini dirancang agar kendaraan listrik bekerja lebih efisien secara energi sekaligus siap mengintegrasikan teknologi autonomous dan AI pada skala besar. Desain modular SEPA 3.0 memungkinkan fleksibilitas dalam pilihan sistem penggerak yang ditawarkan.

Dua Pilihan Powertrain untuk Fleksibilitas Penggunaan

Xpeng menghadirkan GX dalam dua varian sistem penggerak:

  • BEV (Battery Electric Vehicle): Kendaraan listrik murni untuk konsumen yang bisa mengandalkan infrastruktur charging
  • EREV (Extended Range Electric Vehicle): Varian dengan mesin bensin sebagai penjeda jarak, untuk fleksibilitas perjalanan panjang tanpa khawatir kehabisan baterai

Strategi dual-powertrain ini mencerminkan pemahaman Xpeng bahwa pasar premium memiliki kebutuhan beragam. Konsumen yang frequently melakukan perjalanan lintas kota dapat memilih EREV, sementara pengguna urban daily commute bisa maksimalkan BEV dengan charging di rumah atau kantor.

Posisi Flagship dalam Ekspansi Global Xpeng

Peluncuran GX pada Mei 2026 adalah momen strategis bagi Xpeng dalam menghadapi kompetisi SUV listrik premium global yang semakin ketat. Model ini bukan sekadar penambah portofolio, tetapi simbol komitmen Xpeng untuk bersaing di segmen di mana kemampuan teknologi dan positioning prestige menjadi kunci utama. Dengan kombinasi desain SUV besar, fleksibilitas powertrain, dan teknologi AI autonomous level 4, Xpeng GX menargetkan konsumen yang mencari lebih dari sekadar kendaraan listrik — mereka menginginkan simbol inovasi dan kepemimpinan teknologi dalam segmen luxury vehicle.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: kabaroto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top